Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hari Fitrianto Kecelakaan di Tanjakan Emen, Sepeda Balapnya Hancur tak Berbentuk

Sepeda balap atlet Asian Games 2018 Hari Fitrianto kondisinya sangat mengenaskan saat terlibat kecelakaan di Tanjakan Emen Kabupaten Subang Jawa Barat Jumat (6/7/2018).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Juli 2018  |  14:16 WIB
Kondisi sepeda pebalap nasional yang disiapkan untuk Asian Games 2018, Hari Fitrianto, yang rusak parah setelah tertabrak kendaraan roda empat di tanjakan Emen Subang, Jawa Barat, Jumat (6/7/2018). - Antara/ISSI)
Kondisi sepeda pebalap nasional yang disiapkan untuk Asian Games 2018, Hari Fitrianto, yang rusak parah setelah tertabrak kendaraan roda empat di tanjakan Emen Subang, Jawa Barat, Jumat (6/7/2018). - Antara/ISSI)

Bisnis.com, JAKARTA – Sepeda balap atlet Asian Games 2018 Hari Fitrianto kondisinya sangat mengenaskan saat terlibat kecelakaan di Tanjakan Emen Kabupaten Subang Jawa Barat Jumat (6/7/2018).

Foto dari ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia)  yang dipublikasikan Antara menunjukkan kedua roda lepas dan sepeda ringsek, bahkan roda belakang membentuk angka delapan.

Baca juga: Tanjakan Emen Telan Korban lagi, Kali Ini Pebalap Sepeda Asian Games dan Luka Berat

Seperti dilaporkan Antara, Hari Fitrianto, Pebalap timnas Indonesia yang disiapkan untuk Asian Games 2018, mengalami kecelakaan di tanjakan Emen Subang, Jawa Barat, Jumat saat bersama pebalap yang lain menjalani pemusatan latihan.

"Memang benar. Hari mengalami kecelakaan," kata manajer timnas balap sepeda Budi Saputra saat dikonfirmasi dari Jakarta Jumat (6/7/2018) oleh Antara.

Budi menjelaskan kronologis kecelakaam atlet yang disiapkan untuk Asian Games 2018 Jakarta-Palembang ini adalah saat itu sedang dalam kondisi menanjak lalu ditabrak oleh kendaraan dari belakang "Kondisi sepeda rusak berat. Hari Fitranto mengalami luka-luka yang cukup berat," katanya menambahkan.

Dengan kondisi tersebut, kata dia, manajemen timnas langsung melakukan pertolongan pertama dilarikan ke puskesmas di daerah Cagak, karena kondisi yang parah akibat kecelakaan, atlet dirujuk ke RS Advent di Kota Bandung.

"Kondisinya pingsan dan mengalami muntah darah sebanyak tiga kali. Sekarang sudah masuk di UGD RS Advent Bandung, untuk dilakukan tindakan observasi," kata Budi menjelaskan.

Tanjakan Emen selama ini dikenal dengan jalur rawan kecelakan. Secara infrastruktur kondisi jalan bagus, namun kondisinya sering diluar dugaan. Banyak kecelakaan terjadi dan setiap pengendara diharapkan waspada.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tanjakan emen

Sumber : Antara

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top