FWD Kaji Rencana IPO

Miliarder Hong Kong Richard Lee berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau IPO untuk perusahaan asuransinya, FWD Group, setelah lima tahun membangun bisnisnya lewat akuisisi.
Dwi Nicken Tari | 27 Juni 2018 10:34 WIB
/Ilustrasi

Kabar24.com, JAKARTA – Miliarder Hong Kong Richard Lee berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau IPO untuk perusahaan asuransinya, FWD Group, setelah lima tahun membangun bisnisnya lewat akuisisi.

Hal itu disampaikan oleh sumber yang enggan disebutkan identitasnya karena diskusi masih bersifat rahasia. Dia menyatakan, perusahaan akan segera mendaftarkan saham secepatnya dalam beberapa tahun ke depan.

“FWD telah melakukan diskusi awal bersama perbankan investasi terkait kemungkinan IPO di dalam pertemuan rutin strategi perusahaan,” katanya, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (27/6/2018).

Adapun, dia melanjutkan, Hong Kong dipertimbangkan sebagai tempat potensial untuk pendaftaran saham perusahaan yang juga didukung oleh Swiss Re AG tersebut.

Menurut laman resminya, FWD yang mengelola aset lebih dari US$26,6 miliar telah memiliki 2,7 juta nasabah di seluruh delapan pasar Asia pada akhir tahun ini.

Thailand tampil sebagai pasar terbesar FWD dalam hal nasabah, diikuti oleh Hong Kong dan Makau. Perusahaan kini memiliki lebih dari 4.100 karyawan.

Sebelumnya, Li membentuk perusahaan ini dengan membeli unit asuransi dan pensiun milik ING Groep NV di Hong Kong, Makau, dan Thailand yang menghabiskan dana sebesar US$2,1 miliar pada 2013.

Pada 2017, FWD membeli unit asuransi jiwa Jepang yang dimiliki oleh American International Group Inc. setelah sebelumnya juga melakukan akuisisi untuk mengembangkan bisnis di Singapura dan Vietnam.

Berdasarkan Indeks Miliarder Bloomberg, nilai bersih Lee mencapai sekitar US$4,4 miliar. Kerajaan bisnis milik Lee di antaranya adalah HKT Ltd., operator telekomunikasi seluler yang mendominasi pasar telepon fixed-line di Hong Kong, dan PCCW Ltd., penyedia layanan televisi berbayar.

Adapun Pasific Century Group, perusahaan holding milik Li, juga membawahi PineBridge Investments, manajer keuangan yang berbasis di New York dan memiliki aset sekitar US$90,5 miliar.

Pendaftaran saham FWD ini juga akan mengembalikan posisi Li  ke dalam industri asuransi Asia setelah dia menjual perusahaan asuransinya, Pasific Century Insurance Holdings Ltd., kepada Fortis pada 2007.

Menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg, penjualan saham perdana di Hong Kong dapat menghasilkan dana hingga US$6,3 miliar pada tahun ini, turun dari US$7 miliar pada periode yang sama pada 2017.

Sumber tadi melanjutkan, pertimbangan IPO ini masih di dalam tahap awal, sehingga belum ada kepastian transaksi. Selain itu, waktu pendaftaran juga masih berubah-ubah sesuai dengan kondisi pasar. Sementara itu, perwakilan FWD menolak memberikan komentar. 

Tag : ipo, FWD Life
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top