Sumenep Dilanda Gempa, Tidak Berpotensi Tsunami

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan telah terjadi gempa dengan kekuatan 4,8 SR di Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur pada 13/6/2018 pukul 20.06 WIB.
Rio Sandy Pradana | 14 Juni 2018 12:59 WIB
Ilustrasi gemoa - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan telah terjadi gempa dengan kekuatan 4,8 SR di Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur pada 13/6/2018 pukul 20.06 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pusat gempa berada di darat pada jarak sekitar 6 km arah Timur Laut Sumenep dengan kedalaman 12 kilometer.

"Gempa tidak berpotensi tsunami. Ini merupakan jenis gempa bumi intraplate dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas patahan lokal," kata Sutopo dalam rilis, Kamis (14/6/2018).

Guncangan keras ini dirasakan masyarakat di Kecamatan Batu Putih meliputi Desa Bulaan, Desa Batu Putih Laok, Desa Bantelan, Desa Sergeng, dan di Kecamatan Dasuk di Desa Dasuk Timur.

Data sementara 6 orang luka ringan, 25 unit rumah rusak berat, 52 unit rumah rusak ringan, 2 unit masjid rusak berat, 1 unit masjid rusak ringan, 1 unit madrasah rusak berat dan 1 unit ponpes rusak ringan. Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.

BPBD Kabupaten Sumenep bersama aparat dari Kodim 0827 Sumenep, Polri, Basarnas, PMI, relawan dan SKPD masih melakukan pendataan dan penanganan darurat. Pendataan jumlah kerugian materiil akibat gempa masih dilakukan. Petugas bersama masyarakat membersihkan puing-puing bangunan yang roboh.

Sementara itu di tempat lain, gempa beruntun mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai pada 13/6/2018 hingga 14/6/2018. BMKG melaporkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sebanyak 12 kali di Kepulauan Mentawai pascagempa dengan kekuatan 5,8 SR pada 13/6/2018 pukul 06.08 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gempa

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top