Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trump: Aman, Korut Bukan Lagi Ancaman untuk Nuklir

Setelah kembali ke negaranya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Korea Utara bukan lagi menjadi ancaman untuk persoalan nuklir.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 13 Juni 2018  |  18:41 WIB
Trump: Aman, Korut Bukan Lagi Ancaman untuk Nuklir
Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berjalan setelah makan siang di Hotel Capella, Pulau Sentosa, Singapura, 12 Juni 2018. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah kembali ke negaranya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Korea Utara bukan lagi menjadi ancaman untuk persoalan nuklir.

Dalam akun Twitter resminya, Trump mengklaim bahwa kondisi saat ini jauh lebih aman setelah dirinya resmi menjabat sebagai Presiden AS, mengalahkan wakil dari Partai Demokrat Hillary Clinton.

“Tidak ada lagi ancaman nuklir dari Korea Utara. Bertemu dengan Kim Jong-un adalah pengalaman yang menarik dan sangat positif. Korea Utara memiliki potensi besar untuk masa depan! ”Tulis Trump di akun @RealDonaldTrump, dikutip dari Reuters, Rabu (13/6/2018).

Dia juga menambahkan bawah Korea Utara tak lagi menjadi negara yang berbahaya bagi Amerika Serikat. “Korea Utara juga bukan lagi "masalah terbesar dan paling berbahaya untuk Amerika Serikat," tambahnya.

Sebelumnya, pertemuan Donald Trump dan Kim Jong-un yang pertama antara kedua pemimpin Amerika Serikat dan Korea Utara berlangsung dengan baik di Singapura.

Kesepakatan yang dicapai antara lain menyebutkan kedua negara akan bekerja sama ke arah 'hubungan baru' dan Amerika Serikat akan memberikan 'jaminan keamanan' kepada Korea Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korut kim jong un nuklir korut Donald Trump
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top