Densus 88 Ringkus 3 Terduga Teroris di Riau

Densus 88 menangkap tiga orang terduga teroris berinisial MNZ (32), RB alias D (34), dan OS alias K (32) yang merupakan alumnus Universitas Riau yang berlokasi di Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Sholahuddin Al Ayyubi | 02 Juni 2018 22:55 WIB
Gedung yang digeledah Densus 88 pada Sabtu (2/6/2018). - .Densus 88

Bisnis.com, JAKARTA--Densus 88 menangkap tiga orang terduga teroris berinisial MNZ (32), RB alias D (34), dan OS alias K (32) yang merupakan alumnus Universitas Riau yang berlokasi di Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan tersangka RB alias D dan OS alias K sebelumnya adalah saksi untuk tersangka MNZ yang terbukti tengah asik membuat bom rakitan yang akan digunakan untuk meledakkan DPR dan DPRD Riau. Namun, setelah didalami, ketiganya diduga terlibat aktif dalam rencana aksi amaliyah di DPR dan DPRD.

"Dua orang yang sebelumnya saksi juga sudah resmi menjadi tersangka, karena terlibat tengah membuat bom rakitan," tuturnya, Sabtu (2/6/2018).

Sumber foto:Densus 88

Dia menjelaskan alasan Densus 88 menggeledah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Riau yaitu untuk menindaklanjuti pernyataan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Komjen Pol Suhardi Alius dimana sejumlah kampus terinveksi virus radikalisme.

"Pukul 13.30 WIB siang tadi, Densus 88 menggeledah dan menemukan bom rakitan di Universitas Riau Fakultas Fisipol," katanya.

Menurut Setyo, ketiga orang pelaku tersebut memiliki keahlian merakit bom berjenis triacetone triperoxide (TATP) yang memiliki daya ledak tinggi. Selain itu, dia juga mengatakan ketiga pelaku teroris itu diduga juga sering membuat tutorial cara merakit bom di media sosial Telegram.

Sumber foto: Densus 88

"Jadi ketiga pelaku ini punya kemampuan merakit bom TATP dan membagikan cara membuat bom itu di sejumlah grup Telegram," ujarnya.

Setyo mengatakan dari tangan para pelaku, Densus 88 telah menyita sejumlah barang bukti yang akan digunakan untuk melancarkan aksi amaliyah berupa bom pipa pesi, bahan jadi peledak TATP, sulfur, arang, gula, pupuk KN03, busur panah, anak panah, granat tangan dan senapan angin.

Sumber foto: Densus 88

 

"Semua barang bukti kini sudah kami sita untuk mengembangkan penyelidikan," tuturnya.

 

Baca juga: Daftar 7 Kampus Top di Indonesia Terpapar Radikalisme

Tag : bom, densus 88
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top