Tumbuhkan Rasa Cinta Santri Kepada Para Ulama

Rombongan santri Pondok Pesantren Darusy Syifa Al Islami, Ploso Jati, Kudus, Jawa Tengah jadi pusat perhatian saat berziarah ke makam Sunan Kudus Ja'far Sodiq dan menyaksikan Dandangan di komplek masjid Menara Kudus.
Nurudin Abdullah | 16 Mei 2018 18:07 WIB
Para santri Pondok Pesantren Darusy Syifa Al Islami, Ploso Jati, Kudus, saat memasuki komplek makam Sunan Kudus, Ja'far Sodiq, di komplek masjid Menara Kudus, di Kudus, Jawa Tengah, Senin (14/5/2018). - JIBI/Nurudin Abdullah

Bisnis.com, KUDUS - Rombongan santri Pondok Pesantren Darusy Syifa Al Islami, Ploso Jati, Kudus, Jawa Tengah jadi pusat perhatian saat berziarah ke makam Sunan Kudus Ja'far Sodiq dan menyaksikan Dandangan di komplek masjid Menara Kudus.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darusy Syifa Al Islami, Nasyruddin Abdullah, mengatakan para santri menjadi pusat perhatian karena semangatnya berjalan sekitar 1 km dari pondoknya ke komplek makam dan masjid Menara Kudus saat mengikuti kegiatan itu.

“Sepanjang perjalanan hingga di komplek makam Sunan Kudus dan saat menyaksikan Dandangan, para santri menjadi pusat perhatian karena pakaian seragam dengan jasnya serta ketertiban mereka,” katanya, Rabu (16/5/2018).

Menurutnya, kegiatan ziarah tersebut untuk menanamkan rasa cinta dan hormat santri kepada para ulama, pejuang Islam dan pahlawan negeri ini, serta city tour menyaksikan Dandangan, tradisi menyambut Ramadan di komplek Menara Kudus.

Acara Dandangan, lanjutnya, merupakan keramaian menyambut datangnya bulan suci Ramadan, yang semula terfokus di sekitar masjid Menara Kudus, kini meluas hingga alun-alun Simpang Tujuh Kudus, sejauh sekitar 1 km, seperti pasar malam yang menyediakan aneka produk dan komudiatas hasil usaha kecil dan menengah. 

   

Dia juga menjelaskan santri Ponpes Darusy Syifa Al Islami sebelumnya juga melakukan karnaval Pusaka Bangsa dengan rute mengelilingi Desa Ploso, Kecamatan Jati, lokasi pondok, melibatkan remaja masjid dan organisasi remaja di sekitar pesantren itu.   

Selain itu, imbuhnya, pada hari yang sama, Kamis (10/5/2018), Ponpes  juga menyelenggarakan Festival Rebana tingkat eks karesidenan Pati serta khaul pendiri Ponpes Darsy Syifa Al Islami, Abdullah Shonhadji, Zujjina Hambali dan Najmuddin.    

Nasyruddin juga mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara tahunan Ponpes Darusy Syifa Al Islami yakni Khotmil Quran, Haflatul Wada dan Khaul sebagai bagian dari proses pendidikan bagi para santri.

Adapun puncak dari rangkaian kegiatan tahunan itu, katanya, adalah Pengajian Umum di Pondok, pada Sabtu malam (12/5/2018), dengan penceramah KH Ulin Nuha Arwani dari Kudus dan KH Imam Al Mukromin dari Pati, yang dihadiri masyarakat mencapai sekitar 2.500 orang. 

Tag : santri
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top