Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PORNOGRAFI : Polisi Ringkus Penyedia Layanan BDSM

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri meringkus pelaku berinisial NYM (32) yang diduga melanggar tindak pidana pornografi karena menyediakan layanan bondage and discipline, sadism and masochism (BDSM) untuk pelanggannya di media sosial.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 14 Mei 2018  |  13:13 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri meringkus pelaku berinisial NYM (32) yang diduga melanggar tindak pidana pornografi karena menyediakan layanan bondage and discipline, sadism and masochism (BDSM) untuk pelanggannya di media sosial.

Kasubdit 1 Dit Tipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Dani Kustoni mengungkapkan tersangka diringkus saat Tim Patroli Siber dari Dit Tipidsiber melakukan patroli di dunia maya dan menemukan akun Twitter @Onenk_Lemot yang memposting ratusan foto dan video BDSM dirinya bersama pelanggan di media sosial. Menurutnya, Polri meringkus pelaku saat tengah bersama pasangannya sebelum melakukan aktivitas BDSM di Apartement K, Tower F pukul 15.30 WIB.

"Dia melakukan BDSM ini sendiri tanpa ada perantara mami atau sebagainya. Untuk satu kali melakukan BDSM tersangka memasang tarif hingga Rp1,3 juta per jam dan aktivitas ini sudah dilakukan pelaku sejak 2016," tutur Dani, Senin (14/5/2018).

Menurutnya, Polri telah menyita semua alat yang digunakan pelaku untuk aktivitas BDSM bersama pelanggannya seperti lakban, lilin, tepukan lalat berwarna pink, rantai anjing, kondom dan gunting serta sejumlah ATM yang digunakan pelaku untuk bertransaksi dengan pelanggannya.

"Semua barang bukti sudah kami amankan," katanya.

Dia menjelaskan tim patroli siber akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas tindak pidana pornografi yang ada di sejumlah wilayah, termasuk di beberapa apartemen yang diduga rawan aktivitas prostitusi.

"Kami tidak akan berhenti sampai di sini ya. Akan terus kami kembangkan kasus ini untuk mencari tersangka lain," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pornografi
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top