Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Selidiki Grup Whatsapp #2019GantiPresiden Milik Neno Warisman

Mabes Polri memberikan peringatan keras kepada Titi Widoretno Warisman (Neno Warisman) agar tidak melakukan pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena membuat grup Whatsapp bernama #2019GantiPresiden.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 20 Maret 2018  |  15:51 WIB
Aplikasi WhatsApp terlihat di layar ponsel. - Reuters/Thomas White
Aplikasi WhatsApp terlihat di layar ponsel. - Reuters/Thomas White

Kabar24.com, JAKARTA - Mabes Polri memberikan peringatan keras kepada Titi Widoretno Warisman (Neno Warisman) agar tidak melakukan pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena membuat grup Whatsapp bernama #2019GantiPresiden.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto ‎mengemukakan ‎Polri akan menyelidiki grup Whatsapp tersebut untuk mencari tahu apakah ada pelanggaran hukum pada grup tersebut.

Setyo memastikan Kepolisian akan professional dan emproses secara hukum para admin grup Whatsapp tersebut jika ditemukan adanya pelanggaran dan menjeratnya dengan UU ITE.

"Nanti kita lihat dulu kasusnya seperti apa, karena harus ada dasar hukum dulu kan. Kalau grup WA apakah dia masuk UU ITE apa tidak. Kalau ada masalah makar, harus ada unsur yang dipenuhi. Tidak bisa serta merta," tuturnya, Selasa (20/3/2018).

Setyo mengimbau seluruh masyarakat agar tidak menyebarkan informasi palsu atau hoax melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan. Dia memastikan polisi akan meringkus siapapun yang menyebarkan hoaks ke masyarakat yang bertujuan membuat situasi nasional gaduh.

"Saya ingatkan masyarakat penggunaan media sosial harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial untuk hal yang bermanfaat. Kalau tidak digunakan untuk yang bermanfaat pasti akan menyesal," katanya.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top