KABAR GLOBAL 7 MARET: Amazon Mengadu Nasib di India, WTO: Cegah Perang Dagang

Tekad Amazon untuk memenangi persaingan e-commerce di India serta peringatan yang dikeluarkan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas risiko perang dagang global mewarnai pemberitaan media nasional pada hari ini, Rabu (7/3/2018).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 07 Maret 2018  |  08:33 WIB

Kabar24.com, JAKARTA – Tekad Amazon untuk memenangi persaingan e-commerce di India serta peringatan yang dikeluarkan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas risiko perang dagang global mewarnai pemberitaan media nasional pada hari ini, Rabu (7/3/2018).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Amazon Mengadu Nasib di India. Setelah menghadapi kekalahan di China, Amazon mengalihkan perhatiannya ke negara di Asia Selatan. Raksasa e-commerce asal Paman Sam itu melirik India dengan pasar 1,3 miliar jiwa yang mulai menemukan kesenangan untuk berbelanja online. (Bisnis Indonesia)

Penasihat Ekonomi Gedung Putih Gary Cohn Mengundurkan Diri. Penasihat ekonomi Gedung Putih Gary Cohn, yang menentang rencana kenaikan tarif impor baja dan aluminium oleh Presiden AS Donald Trump, menyatakan pengunduran diri dari posisinya pada Selasa (6/3/2018). (Bisnis.com)

Eropa Kenakan Pajak Atas Produk AS. Perang dagang antar negara telah dimulai. Ancaman Presiden Uni Eropa, Jean-Claude Juncker untuk membalas tindakan semena-mena Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas tarif impor baja dan aluminium menjadi kenyataan. (Kontan)

Data Ekonomi China di Februari 2018 Diprediksi Positif. Data perekonomian China di Februari 2018 diperkirakan menunjukkan pertumbuhan. Sebagian besar data, yang akan terbit dalam beberapa minggu ke depan itu, diprediksi akan menunjukkan kestabilan ekonomi, seperti ekspor yang meningkat dan aktivitas pabrik yang tetap berjalan. (Kontan)

WTO: Cegah Perang Dagang. Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO mengingatkan untuk mencegah keping pertama domino perang dagang dunia jatuh, karena bakal sangat sulit untuk ditegakkan lagi dan bisa memicu resesi yang sangat dalam. (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
amazon, WTO world trade organization

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top