Investasi di Kaltim Rp28,2 Triliun, Target 2017 Tercapai 81%

Realisasi investasu di Kalimantan Timur selama 2017 mencapai Rp28,2 triliun atau 81% dari target sebesar Rp34,97 triliun.
Muhamad Yamin
Muhamad Yamin - Bisnis.com 21 Februari 2018  |  09:23 WIB
Investasi di Kaltim Rp28,2 Triliun, Target 2017 Tercapai 81%
Angkutan batu bara di sungai Mahakam, Samarinda, Kaltim. - REUTERS/Beawiharta

Bisnis.com, SAMARINDA—Realisasi investasu di Kalimantan Timur selama 2017 mencapai Rp28,2 triliun atau 81% dari target sebesar Rp34,97 triliun.

Diddy Rusdiansyah, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, mengatakan membaiknya rasio realisasi investasi tersebut berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi Kaltim yang menunjukan ke arah membaik di tahun 2017.

"Total realisasi investasi sampai dengan Desember 2017 sebesar Rp. 28,20 triliun terdiri dari PMA Rp. 17,22 triliun dan PMDN Rp. 10,98 triliun," katanya dalam persnya hari ini Rabu (21/2/2018).

Target realisasi investasi Provinsi Kalimantan Timur untuk tahun 2017 ditetapkan pencapaianya Rp 34,97 triliun. Dengan rincian Rp 12,24 triliun untuk PMDN dan Rp 22,73 triliun PMA.

"Pencapaian realisasi investasi tahun 2017 meningkat 20,97% dibanding tahun 2016 sebesar Rp 23,31 triliun. Dan jika dibandingkan dengan target realisasi investasi tahun ini (Rp 34,97 triliun), maka pencapaian realisasi investasi sampai dengan Desember mencapai 80,64%, lebih baik dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencapai 59,27% dari target," lanjut Diddy. 

Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur sepanjang tahun 2017 diperkirakan mencapai 3,13%. Kondisi ini membaik setelah tahun 2015 dan 2016 mengalami kontraksi. 

"Secara andil, sektor pertambangan masih yang terbesar pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan kinerja pertambangan batubara yang terus membaik dikarenakan membaiknya harga komoditas batubara," kata Diddy. 

Sektor pertambangan diperkirakan kembali akan memicu laju pertumbuhan ekonomi Kaltim, yang sempat mengalami pertumbuhan minus di tahun sebelumnya. 

Sementara itu, realisasi investasi berdasarkan lokasi, investasi paling besar terdapat di Kabupaten Kutai Kartanegara, yaitu mencapai Rp 3,88 triliun atau 35,34% dari keseluruhan realisasi investasi PMDN. 

"Disusul Kabupaten Berau menempati urutan kedua dengan nilai investasi Rp 3,26 triliun atau 29,66%, kemudian Kabupaten Kutai Barat dengan nilai investasi Rp 1,76 triliun atau 16,03%. Kabupaten Kutai Timur dan Penajam Paser Utara juga mencatatkan nilai realisasi investasi yang cukup tinggi," kata Diddy. 

Kemudian, total penyerapan tenaga kerja Indonesia dari PMDN sampai dengan triwulan IV ini di Kaltim adalah sebanyak 9.236 orang. 

"Kabupaten Kutai Barat menyerap tenaga kerja terbanyak yaitu sebanyak 4.766 orang atau 51,60% dari total penyerapan tenaga kerja. Kemudian disusul Kabupaten Kutai Timur sebanyak 1.854 orang atau 20,07% dan Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 1.419 orang atau 15,36%," ujar Diddy. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kaltim

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top