Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia-Pakistan Mampu Dorong Kerja Sama Dunia Islam

Pemerintah Indonesia menyatakan keinginannya untuk meningkatkan kerja sama dengan Pakistan, terutama di bidang ekonomi dan keislaman.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 27 Januari 2018  |  18:24 WIB
Indonesia-Pakistan Mampu Dorong Kerja Sama Dunia Islam
Presiden Pakistan Mamnoon Hussain (kanan) menyambut Presiden Joko Widodo. - Geo News
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyatakan keinginannya untuk meningkatkan kerja sama dengan Pakistan, terutama di bidang ekonomi dan keislaman.

Setelah berbicara di Parlemen Pakistan, Presiden Joko Widodo melakukan Pertemuan dengan Presiden Pakistan Mamnoon Hussain menyampaikan bahwa sejak pemberlakuan Preferential Trade Agreement (PTA) pada 2013.

Adapun nilai perdagangan Indonesia dan Pakistan mengalami peningkatan yang sangat signifikan yakni dari US$1,6 miliar pada 2013 menjadi US$2,1 miliar pada 2016.

“Saya mengharapkan kedua negara dapat semakin mempererat hubungan dagang dengan memperdalam PTA,” ucap Jokowi, mengutip keterangan resminya, Sabtu (27/1).

Pada awal pertemuan, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia dan Pakistan adalah sahabat lama yang telah terjalin berpuluh tahun yang lalu. Sejak masa kemerdekaan Indonesia dan juga sejak menginisiasi Konerensi Asia Afrika

Jokowi mengharapkan agar kedekatan sejarah kedua negara ini dapat dikembangkan menjadi kerja sama nyata untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat kedua negara.

Indonesia dan Pakistan juga memiliki banyak kesamaan sebagai dua negara berpenduduk Muslim yang besar dan sama-sama negara demokrasi.

“Saya yakin kesamaan ini dapat mendorong kerja sama dunia Islam, mempromosikan Islam moderat serta persatuan umat, membantu perjuangan bangsa Palestina, serta meningkatkan ekonomi umat seperti sertifikasi halal dan bisnis berbasis syariah,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pakistan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top