Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENCUCIAN UANG: Keanggotaan PPATK di FATF Jadi Prioritas

Proses keanggotaan Indonesia dalam Financial Action Task Force on Money Laundering, FATF, terus menjadi prioritas.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 26 Desember 2017  |  21:40 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Proses keanggotaan Indonesia dalam Financial Action Task Force on Money Laundering, FATF, terus menjadi prioritas.

Setelah proses on-site visit mutual evaluation review (MER) yang dilakukan assesor dari Asia Pacific Groups on Money Laundering (APG) selesai November lalu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait anti pencucian uang.

"Kami bergerak dan terus menjalin koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait anti pencucian uang dan terorisme. Hasilnya akan disampaikan pada pleno APG Mei mendatang," kata Wakil Kepala PPATK Dian Ediana Rae dalam keterangan resmi, dikutip Bisnis Selasa (26/12/2017).

Adapun perkembangan proses keanggotaan berdasarkan sidang pleno FATF pada November lalu di Buenos Aires, Argentina diputuskan untuk diadakan high-level visit dari petinggi FATF ke Jakarta pada Mei 2018 nanti.

Sebelumnya dalam sidang pleno FATF di Valencia pada Juni 2017, mayoritas peserta sidang sudah mendukung bergabungnya Indonesia ke FATF. Menurutnya, keanggotaan di FATF tidak hanya prestise semata, melainkan bagian dari kontribusi Indonesia di tingkat global.

"Hal paling utama adalah sebagai bagian dari G-20, Indonesia tidak bisa terus-menerus menjadi penonton, Indonesia harus terlibat dan berpartisipasi dalam proses pembuatan kebijakan strategis yang dapat menentukan sistem keuangan internasional,” tukasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ppatk pencucian uang
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top