Begal Sadis Pemburu Wisatawan Ditangkap Polisi NTB

Tim dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menangkap seorang pria berinisial MA (28) diduga sebagai anggota dari komplotan pembegal wisatawan yang kerap melancarkan aksinya di jalur menuju Teluk Awang, Kabupaten Lombok Tengah.
Newswire | 21 November 2017 17:05 WIB
Ilustrasi - Jibiphoto

Kabar24.com, MATARAM - Para wisatawan di Nusa Tenggara Barat kini boleh sedikit lega dari ancaman begal.

Tim dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menangkap seorang pria berinisial MA (28) diduga sebagai anggota dari komplotan pembegal wisatawan yang kerap melancarkan aksinya di jalur menuju Teluk Awang, Kabupaten Lombok Tengah.

Kanit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB Iptu Akmal Novian Reza, di Mataram, Selasa (21/11/2017), mengatakan peran MA terungkap dari hasil pengembangan kasus dua rekannya sudah tertangkap dan mendekam di penjara.

"Dalam aksinya MA menyerang korban bersama tiga rekannya, AG dan SA sudah tertangkap sekitar Februari kemarin, satu lagi, BN masih buron," kata Akmal.

Dijelaskan bahwa komplotan MA ini terkenal sadis dalam setiap aksinya. Bahkan jika korban melawan, komplotan yang beraksi dengan berbekal senjata tajam ini tidak segan melukai korban.

Terakhir dalam aksinya di Dusun Lancing, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah komplotan ini merampas kendaraan roda dua dan seluruh barang berharga milik korban. Aksinya dilancarkan dengan mencegat korban ketika melintas di jalur sepi.

"Saat kondisi jalan sudah sepi, komplotan ini langsung melancarkan aksinya dengan mengancam korban menggunakan senjata tajam," ujarnya pula.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa MA ditangkap oleh tim jatanras pada Selasa (21/11) pagi, ketika sedang berada di kantor Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam proses penangkapannya, MA sempat mencoba melarikan diri. Meskipun telah diberikan tembakan peringatan, MA tetap berupaya kabur hingga terpaksa polisi menyasarkan arah tembakan ke pinggang sebelah kiri pelaku.

"Jadi kedatangan kita, sudah dia ketahui, makanya sempat kabur. Kasih peringatan, tapi tetap lari, jadi terpaksa kami lumpuhkan," ujarnya lagi.

Sumber : Antara

Tag : ntb, begal
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top