Kemensos Kurangi Korban Akibat Bencana Lewat Kampung Siaga

Kementerian Sosial berupaya terus mengurangi korban dampak bencana dengan menyiapkan Kampung Siaga Bencana (KSB), yang melayani warga tertimpa bencana.
Nurudin Abdullah | 21 November 2017 21:13 WIB
Foto aerial kondisi lokasi bencana longsor di Desa Banaran, Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (5/4/2017). Ilustrasi - Antara/Apriliandri

Bisnis.com, JAKARTA- Kementerian Sosial berupaya terus mengurangi korban dampak bencana dengan menyiapkan Kampung Siaga Bencana (KSB), yang melayani warga tertimpa bencana.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, Margowiyono, mengatakan pihaknya menyiapkan KSB di sebanyak 567 lokasi sebagai manifestasi nyata dalam penanggulangan bencana.

"KSB merupakan sarana penanggulangan bencana berbasis masyarakat yang diprakarsai oleh Kementerian Sosial yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah mencapai 567 lokasi," katanya pada Selasa (21/11/2017).

Menurutnya, intensitas kejadian bencana cenderung meningkat tiap tahun, yang perlu dilakukan upaya penanggulangan bencana dengan mitigasi dan kesiapsiagaan.

"Upaya tersebut perlu dilakukan guna meminimalisir dampak yang akan ditimbulkan apabila suatu bencana terjadi," ujarnya dalam situs resmi Kemensos.

Dia menjelaskan di Indonesia sepanjang 2017 terjadi 2.171 bencana dengan jumlah korban meninggal mencapai 567 jiwa, luka-luka 489 jiwa, mengungsi 2.770.814 jiwa serta, 23.628 unit rumah rusak ringan dan 5.750 unit rusak berat.

Memperhatikan intensitas kejadian bencana yang selalu ada dan cenderung meningkat, menurutnya, perlu diupayakan sistem penanggulangan bencana yang efektif untuk mengurangi jumlah korban tersebut.

Sumber : Kemsos.go.id

Tag : bencana alam, kemensos
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top