GUNUNG AGUNG MELETUS: Berikut Daerah Terdampak Hingga Saat Ini

Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali meletus pada Selasa (21/11) pukul 17.05 WITA.
Gemal AN Panggabean | 21 November 2017 18:21 WIB
Asap mengepul dari kawah Gunung Agung yang berstatus awas terlihat dari Desa Amed, Karangasem, Bali, Jumat (29/9). - ANTARA/Nyoman Budhiana

Kabar24.com, JAKARTA-- Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali meletus pada Selasa (21/11) pukul 17.05 WITA. Letusan menyebabkan asap kelabu tebal dengan tekanan sedang hingga tinggi maksimum 700 meter di atas puncak. Abu letusan bertiup ke arah Timur - Tenggara.

Sejumlah daerah hingga saat ini tercatat terdampak letusan tersebut. Ribuan pengungsi sudah berada di titik pengungsian dan BNPB terus melakukan koordinasi.

Kepala Pusat dan Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, status gunung tersebut tetap Siaga (level 3). Dari aktivitas vulkanik belum menunjukkan adanya lonjakan kenaikan kegempaan. 

"Tremor Non-Harmonik sebanyak 1, kali dengan amplitudo 2 mm dan durasi 36 detik. Gempa vulkanik dalam sebanyak 2 kali dengan amplitudo 5-6 mm dan durasi 8-26 detik," kata Sutopo, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (21/11/2017).

Hingga saat ini jumlah pengungsi Gunung Agung sebanyak 29.245 jiwa di 278 titik pengungsian. BNPB terus melakukan koordinasi dengan PVMBG. BNPB bersama BPBD dan unsur terkait terus menyiapkan upaya penanganan terkait dengan meletusnya Gunung Agung.

Adapun daerah yang terdampak antara lain:

  • Dusun Br. Belong, Pucang, dan Pengalusan
  • Dusun Br. Badeg Kelodan, Badeg Tengah, Badegdukuh, Telunbuana, Pura, Lebih dan Sogra (Desa Sebudi)
  • Dusun Br. Kesimpar, Kidulingkreteg, Putung, Temukus, Besakih dan Jugul (Desa Besakih)
  • Dusun Br. Bukitpaon dan Tanaharon (Desa Buana Giri)
  • Dusun Br. Yehkori, Untalan, Galih dan Pesagi (Desa Jungutan)
  • sebagian wilayah Desa Dukuh.

Masyarakat diimbau tetap tenang. Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki atau pengunjung diimbau agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apa pun di Zona Perkiraan Bahaya di sekitar area 6 km sampai 7 km.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual dan terbaru.

Tag : gunung agung
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top