Ternyata, Fortuner yang Ditumpangi Setya Novanto Bukan Tabrak Tiang Listrik

Ternyata, Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) bukan menabrak tiang listrik, melainkan lampu penerangan jalan umum. Hal ini dipastikan karena tiang yang ditabrak mobil Toyota Fortune B1732 ZLO berwarna hitam tersebut memiliki lampu di atasnya.
Gemal AN Panggabean | 18 November 2017 12:10 WIB
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto, di kawasan Permata Hijau Jakarta Selatan, Jumat (17/11/2017). Kecelakaan terjadi pada Kamis (16/11/2017) malam. - Bisnis.com/Juli Etha

Kabar24.com, JAKARTA - Ternyata, mobil yang ditumpangi Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) bukan menabrak tiang listrik, melainkan lampu penerangan jalan umum. Hal ini dipastikan karena tiang yang ditabrak mobil Toyota Fortune B1732 ZLO berwarna hitam tersebut memiliki lampu di atasnya.

PLN memastikan lampu penerangan jalan umum (PJU) itu bukanlah aset perusahaan setrum tersebut, melainkan aset Pemerintah Kota Jakarta Barat.

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PT PLN I Made Suprateka mengungkapkan bahwa PLN selalu mempertimbangkan berbagai aspek dalam menanam tiang, termasuk aspek keselamatan.

"Kalau penempatan tiang sudah ada aturannya, tata letaknya sudah diatur, memperhatikan aspek keselamatan. Kalau memang salah, sudah dicabut pemda," tutur Made, Sabtu (18/11/2017).

Menurut Made  PLN mengunakan beberapa tipe tiang listrik dengan material yang berbeda, untuk tiang beton biasanya digunakan sebagai penyangga kabel Jaringan Tegangan Menengah (JTM), sedangkan tiang besi digunakan untuk Jaringan Tegangan Rendah‎ (JTR).

"Memang tiang itu biasanya terdiri dari beberapa bentuk, tegangan menengah pakai beton, itu patah dampaknya kalau ada tabrakan akan parah. Kalau tiang lain tegangan rendah dia pakai besi itu bukan besi biasa. Itu pelat ditekuk kemudian di las. tetapi rasanya kekuatan tidak terlalu kuat, kalau kita lihat ada beberapa tepat (yang bengkok)," tutur Made.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
e-ktp, setya novanto

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top