Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PM Australia Dukung Indonesia Lanjutkan Peran Atasi Konflik Myanmar

Indonesia diminta untuk tetap aktif dalam penyelesaian masalah konflik yang terjadi di Rakhine State, Myanmar.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 11 November 2017  |  23:15 WIB
Perempuan pengungsi Rohingya bersama cucunya, saat menunggu bantuan, di Bangladesh, Selasa (19/9). - Reuters/Danish Siddiqui
Perempuan pengungsi Rohingya bersama cucunya, saat menunggu bantuan, di Bangladesh, Selasa (19/9). - Reuters/Danish Siddiqui

Bisnis.com, JAKARTA--Indonesia diminta untuk tetap aktif dalam penyelesaian masalah konflik yang terjadi di Rakhine State, Myanmar.

Dalam situs resmi Sekretariat Kabinet yang dikutip Bisnis, Sabtu (11/11/2017), Presiden Joko Widodo membicarakan konflik Myanmar dengan Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbull, di sela-sela KTT APEC.

“PM Australia tetap meminta Indonesia berperan aktif karena memang seperti diketahui bersama yang sekarang ini berkomunikasi secara langsung dengan Rakhine State adalah Indonesia, baik itu Presiden sendiri maupun maupun melalui Bu Menlu [Retno Marsudi],” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Sementara Presiden Jokowi sendiri, menurutnya, meminta kepada Australia juga berperan serta memulihkan kota Marawi yang sekarang ini berhasil diatasi oleh Presiden Filipina.

Dia menambahkan Indonesia juga akan mengirim beberapa tokoh Islam moderat untuk memberikan edukasi, kepada teman-teman yang ada di Marawi, karena mereka menganggap bahwa Indonesia ini sebagai big brother, sehingga dengan demikian bisa berperan serta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rohingya
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top