GUNUNG AGUNG AWAS : Evakuasi Ternak, Telepon 081238632084

Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian membuka posko siaga ternak dan kesehatan hewan untuk mengantisipasi erupsi Gunung Agung.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 27 September 2017  |  09:25 WIB
GUNUNG AGUNG AWAS : Evakuasi Ternak, Telepon 081238632084
Pesawat terbang melintas di atas Gunung Agung, di Bali, Selasa (26/9). - Reuters/Darren Whiteside

Kabar24.com, DENPASAR - Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian membuka posko siaga ternak dan kesehatan hewan untuk mengantisipasi erupsi Gunung Agung.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita mengatakan posko dibuat kerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali dan Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem.

Posko yang berada di Lantai 2 Gedung Posko Komando Tanggap Darurat Erupsi Gunung Agung di Tanah Ampo untuk memonitoring progress yang sudah dilakukan oleh Tim Kesiapsiagaan Darurat dari Ditjen PKH dalam misi penyelamatan ternak, serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi untuk diambil keputusan dalam penyelesaiannya di lapangan.

Dirjen PKH juga menyampaikan, sejak hari Sabtu tanggal 22 September 2017 sampai dengan hari ini 26 September 2017 sudah ada Tim Kesiapsiagaan Darurat dari Ditjen PKH yang turun ke lapangan untuk melakukan penyelamatan ternak akibat erupsi Gunung Agung di Karangasem Bali.

Tim tersebut diketuai oleh Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Drh. Syamsul Ma'arif, MSi dan beranggotakan Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar (drh. I Wayan Masa Tenaya, MPhil, PhD) beserta staf, Kepala BPTU-HPT Sapi Bali (Ir. Jack Pujianto) beserta staf dan  dokter hewan dari pusat (Drh. Makmun, Drh. Boetdhy Angkasa dan drh. Pebi Purwo Suseno), serta Tim Humas Ditjen PKH (Padjarnain).

“Saat ini kita telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Peternakan dan Kesehatan Hewan yang diketuai oleh drh. I Ketut Nata Kusuma, MMA. Anggota Satgas tersebut merupakan gabungan dari Tim Ditjen PKH, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali dan Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem," jelasnya melalui rilis, Rabu (26/9/2017).

Fasilitas

Ditjen PKH melalui Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga menfasilitasi pelaku industri dibidang peternakan yang akan memberi bantuan berupa pakan ternak dan truk untuk mengevakuasi ternak.

Juga, memfasilitasi  pembuatan kandang penampungan, tarpal sebagai atap kandang, dan juga memberikan bantuan berupa pakan konsentrat sebanyak 5 ton, pakan hijaun, obat-obatan sebanyak 10.000 dosis, necktag untuk identifikasi ternak 350 buah dan air minum bagi ternak warga yang diselamatkan, serta bantuan masker buat petugas lapangan dan para peternak.  Disediakan juga 1 unit mobil truk untuk mengangkut ternak ke tempat penampungan ternak yang telah dibuat pada area yang lebih aman.

“Kami juga telah laporkan terkait kesiapan pelayanan Posko Siaga Peternakan Dan Kesehatan Hewan kepada Kepala BNPB terkait aktifitas Tim Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan, terutama juga terkait dengan jumlah keseluruhan bantuan untuk disampaikan ke Presiden pada saat melakukan kunjungan ke Posko Tanah Ampo”, ungkap I Ketut Diarmita.

I Ketut Diarmita menyampaikan, bagi masyarakat yang ingin melaporkan untuk penyelamatan ternaknya dari antisipasi erupsi Gunung Agung Bali dapat menghubungi Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Informasi lebih lanjut tentang layanan 24 jam Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan dapat menghubungi Hotline Nomor 081238632084 (call, WA, SMS).

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gunung agung

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup