Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Beredar Kabar Rita Ditangkap, Sekjen Golkar Kaltim Tunggu Keterangan Resmi KPK

Partai Golkar Kaltimr masih menunggu keterangan resmi Komisi Pemberantasan Korupsi atas beredarnya kabar Rita Widyasari ditangkap lembaga anti korupsi tersebut.
Muhamad Yamin
Muhamad Yamin - Bisnis.com 26 September 2017  |  20:48 WIB
Rita Widyasari - Bisnis/M. Yamin
Rita Widyasari - Bisnis/M. Yamin

Kabar24.com, SAMARINDA - Seketaris Jenderal Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golkar Kaltim, Abdul Kadir masih menunggu keterangan resmi Komisi Pemberantasan Korupsi atas beredarnya kabar Rita Widyasari ditangkap lembaga anti korupsi tersebut.

“Kita tunggu keterangan resmi KPK,” kata Abdul Kadir dihubungi wartawan, Selasa (26/9/2017).

Abdul Kadir mengungkapkan, dirinya masih bisa komunikasi dengan Rita Widyasari selaku Ketua DPD I Partai Golkar Kaltim pada Senin (25/9/2017) maupun siang hari ini saat KPK geledah kantor Pemkab Kukar.

“Masih bisa komunikasi dengan beliau,” katanya.

Sementara itu, petugas KPK berjumlah enam orang sejak pukul 10.00 pagi hingga pukul 20.30 masih berada di kantor Pemkab Kukar.

Terlihat sejumlah pejabat Pemkab Kukar masih berkantor dan sesekali keluar gedung untuk tunaikan sholat.

Kabag Humas Pemkab Kukar Dafip Haryanto yang termasuk masih di kantor Pemkab mengatakan ia masih berkomunikasi dengan Bupati Kukar Rita Widyasari.

“Masih bisa WA (Whatsapp). Tapi, nanti ada jumpa pers dari Sekda Kukar Bapak Marli,” kata Dafip diwawancarai saat usai sholat magrib dan hendak masuk lagi ke kantor Pemkab.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK bupati kutai kartanegara (kukar) rita widyasari
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top