Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siap Perang, Korut Diam-diam Pindahkan Peluncur Rudal Antarbenua Ke Pantai Barat

Korea Utara kian mendekati perang nuklir setelah pagi ini secara diam-diam memindahkan sebuah roket peluncur rudal balistik antarbenua (ICBM) ke kawasan pantai.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 05 September 2017  |  12:49 WIB
Siap Perang, Korut Diam-diam Pindahkan Peluncur Rudal Antarbenua Ke Pantai Barat
Rudal Hwasong-10 Korea Utara. - Reuters
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Korea Utara kian mendekati perang nuklir setelah pagi ini secara diam-diam memindahkan sebuah roket peluncur rudal balistik antarbenua (ICBM) ke kawasan pantai.

Satu sumber menyebutkan negara itu memindahkan apa yang disebut sebagai ICBM menuju kawasan pantai barat dalam suasana gelap, menurut Asia Business Daily sebagaimana dikutip mirror.co.uk, Selasa (5/9).

Roket itu mulai bergerak kemarin, sehari setelah uji coba nuklir keenam dan terpantau bergerak pada malam hari guna menghindari pemantauan, menurut laporan tersebut. Korut sendiri telah memindahkan sejumalh fasilitas untuk program nuklir ke pantai barat negara itu.

Sementara itu, kementerian pertahanan Korea Selatan menyatakan pihaknya belum bisa mengonfirmasi isi laporan tersebut. Kementerian itu menyatakan kemarin bahwa Korut siap untuk meluncurkan lebih banyak rudal, termasuk ICBM pada waktu yang tidak ditentukan.

Tindakan provokatif itu terjadi pada saat Duta Besar As untuk PBB menyatakan bahwa pemimpin Korut, Kim Jong-un "menantang untuk perang". “Perang tidak pernah diinginkan oleh AS. Kami tidak menginginkannya sekarang. Akan tetapi kesabaran negara kami bukan tidak terbatas dan kami akan membela wilayah kami dan para sekutu kami,” ujar Haley.

Menurutnya, AS akan melihat setiap negara yang berbisnis dengan Korut adalah negara yang ikut membantu niat gila negara itu untuk mengembangkan senjata nuklir. Pernyataan itu merujuk pada China dan Rusia yang selama ini menjalin hubungan bisnis dengan Korut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Korea Utara
Editor : Fajar Sidik
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top