Tunggakan BPJS Kesehatan Peserta Mandiri di Mataram Rp19 Miliar

BPJS Kesehatan kantor cabang Mataram masih mengalami tunggakan masyarakat yang belum hingga Rp19 miliar.
Eka Chandra Septarini | 22 Agustus 2017 14:09 WIB
Petugas pemeriksa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan - Antara/Rahmad

Kabar24.com, MATARAM -- BPJS Kesehatan kantor cabang Mataram masih mengalami tunggakan masyarakat yang belum hingga Rp19 miliar.

Hal ini menjadi ironis mengingat BPJS Kesehatan Mataram juga mengalami pertumbuhan jumlah peserta yang mengikuti program.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Mataram Sri Wahyuni mengatakan beberapa faktor penyebab tingginya nilai tunggakan tersebut lantaran kesadaran masyarakat tentang layanan kesehatan tersebut masih kurang.

Di samping itu, kondisi ekonomi juga menjadi faktor lain tingginya nilai tunggakan tersebut.

"Total ada 46.968 KK yang menunggak. Kalau dihitung per individu bisa lebih banyak," ujar Sri saat ditemui di kantornya, Mataram, Selasa (22/8/2017).

Peserta yang menunggak kebanyakan berasal dari peserta mandiri karena pembayaran dilakukan secara pribadi.

Meskipun BPJS Kesehatan telah membuka beragam kanal pembayaran untuk memudahkan peserta mandiri, nyatanya tunggakan pembayaran iuran tersebut masih terjadi.

Secara umum, peserta BPJS Kesehatan di kantor cabang Mataram didominasi oleh peserta pegawai yang mendapat fasilitas dari perusahaan tempat bekerja seperti TNI/Polri dan pegawai swasta.

Diakui Sri, untuk peserta mandiri belum terlalu banyak, tetapi jumlah tunggakan iuran cukup besar.

Berdasarkan data yang dikeluarkan BPJS Kesehatan Mataram, pada 2016 setidaknya ada 9.861.378 kasus penyakit katastropik yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan melalui program JKN-KIS. Sebanyak 51% merupakan penyakit jantung dan sisanya merupakan penyakit lain seperti gagal ginjal dan kanker.

Tag : bpjs kesehatan, mataram
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top