Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemendagri Janji Layanan KTP-el Tidak Dipersulit

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memastikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak akan mempersulit warga yang ingin mendapatkan KTP Elektronik.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 22 Agustus 2017  |  09:19 WIB
Ilustrasi - Petugas memerlihatkan blanko e-KTP yang diterima saat pendistribusian di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bandar Lampung, Lampung, Rabu (12/4). - Antara/Ardiansyah
Ilustrasi - Petugas memerlihatkan blanko e-KTP yang diterima saat pendistribusian di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bandar Lampung, Lampung, Rabu (12/4). - Antara/Ardiansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memastikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak akan mempersulit warga yang ingin mendapatkan KTP Elektronik.

Tjahjo mengatakan pemerintah melayani 261 juta penduduk pasti dijumpai kendala dalam pelayanan administrasi kependudukan seperti jarak yang jauh, jaringan komunikasi data yang sering kali tidak stabil, peralatan perekaman banyak yang rusak dan spesifik lokasi.

“Saat ini Ditjen Dukcapil sampai tingkat daerah terus melakukan pembenahan untuk mengatasi berbagai kendala tersebut. Di daerah saya sudah mengintruksikan untuk jemput bola,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (22/8/2017).

Tjahjo mengklaim dengan adanya jemput bola, masyarakat tidak perlu menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan pelayanan. Jaringan komunikasi lanjutnya, telah ditangani oleh PT Telkom dan sedang diupayakan adanya Perpres Penugasan.

“Untuk peralatan, dengan Permendagri No. 33/ 2017 sudah memungkinkan dipenuhi melalui APBD. Dinas dukcapil akan melayani permintaan dari instansi, RT, RW, Desa/Kelurahan untuk jemput bola yang disepakti waktunya,” tambahnya.

Tjahjo juga meminta agar persyaratan yang cendrung memberatkan masyarakat harus dilakukan penyederhanaan. Seperti pembuatan KTP-el cukup menunjukkan kartu keluarga (KK) tidak perlu lagi pengantar RT, RW, Desa, Dusun, Kecamatan.

“Pelayanan adminstrasi kependudukan lainnya juga harus dilakukan penyederhanaan, sambil secara bertahap menyesuaikan regulasi,” paparnya.

Adapun, ketersediaan blanko KTP-el pada awal sepetember 2017 sebanyak 7,5 juta dan pengadaan berikutnya 11,4 juta akan disediakan pada tahun berikutnya sehingga diperkirakan cukup untuk akhir 2018.

“Begitu selesai cetak langsung kita kirim ke daerah seluruh Indonesia sesuai permintaan dan kebutuhan secara merata,” tegasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mendagri e-ktp tjahjo kumolo
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top