Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUT VS AMERIKA : Peluru Kendali Posisi Tembak ke Guam

Pemimpin Korea Utara (Korut) telah menerima laporan dari angkatan bersenjata mengenai rencana menyerang area sekitar Guam, lapor kantor berita negara itu KCNA seperti dikutip Sidney Morning Herald.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Agustus 2017  |  09:00 WIB
KORUT VS AMERIKA : Peluru Kendali Posisi Tembak ke Guam
Uji coba rudal balistik antarbenua Hwasong-14, Selasa (4/7/2017) yang dirilis Kantor Berita Korea Utara KCNA. - Reuters
Bagikan

Kabar24.com, PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) telah menerima laporan dari angkatan bersenjata mengenai rencana menyerang area sekitar Guam, lapor kantor berita negara itu KCNA seperti dikutip Sidney Morning Herald.

Menurut KCNA, Kim akan melihat dulu aksi yang dilakukan AS sebelum mengeluarkan keputusan memerintahkan peluncuran peluru kendali ke Guam.

Sacara terpisah, muncul laporan bahwa satelit mata-mata menangkap citra Korea Utara tengah memindahkan peluru kendalinya dalam posisi tembak.

CNN juga melaporkan bahwa pejabat militer AS telah diberi tahu bahwa Korea Utara sedang memobilisasi peluncur peluru kendali.

Kim Jong-un telah memerintahkan tentaranya untuk selalu siaga menembak sebelum dia mengambil keputusan untuk aksi militer.

"Amerika Serikat yang menjadi pihak pertama yang membawa wahana nuklir strategis ke dekat kita, mesti terlebih dahulu membuat keputusan yang benar dan membuktikan lewat tindakan seandainya mereka ingin meredakan ketegangan di Semenanjung Korea dan mencegah bentrokan militer yang berbahaya," kata Kim seperti dilaporkan KCNA, Selasa (15/8/2017).

Pernyataan Kim disampaikan setelah Menteri Pertahanan AS Jim Mattis menyatakan, bahwa negaranya akan dengan cepat mengetahui arah peluru kendali Korea Utara ditembakkan dan akan mencegatnya jika rudal-rudal itu bakal menerjang Guam.

"Jika mereka menembak Amerika Serikat, maka itu akan dengan sangat cepat memicu perang," kata Mattis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korut

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top