Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ledakan Truk Minyak Tewaskan 132 Orang di Pakistan

Satu truk minyak yang mengalami kecelakaan di Pakistan meledak dan menewaskan 132 orang. Diduga penyebab ledakan adalah puntung rokok yang dibuang ke tumpahan minyak dekat lokasi kecelakaan
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 25 Juni 2017  |  16:46 WIB
Ledakan Truk Minyak Tewaskan 132 Orang di Pakistan
Petugas berjaga di lokasi kejadian. - .Reuters
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA — Satu truk minyak yang mengalami kecelakaan di Pakistan meledak dan menewaskan 132 orang. Diduga penyebab ledakan adalah puntung rokok yang dibuang ke tumpahan minyak dekat lokasi kecelakaan.

Truk tersebut awalnya mengalami kecelakaan dan terguling di sebuah jalan tol di kota Bahawalpur, Pakistan. Otoritas setempat menyebut pengemudi kehilangan kendali.

Kondisi tersebut membuat banyak orang berkumpul untuk mengumpulkan minyak yang tumpah di jalan raya. Selang seperempat jam kemudian, truk tersebut meledak dan diduga akibat puntung rokok dari masyarakat yang sedang berkerumun.

“Saat orang-orang mulai mengumpulkan bahan bakar yang tumpah tersebut tiba-tiba truk meledak,” kata juru bicara pemerintah setempat Malik Muhammad Ahmed Khan dikutip dari Reuters, Minggu (26/5/17).

Menurut laporan, sebanyak 20 orang anak-anak menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Kejadian itu berlangsung sehari sebelum warga Pakistan merayakan festival Idulfitri.

Saat ini, pihak keamanan setempat tengah melakukan strelisasi jalur tersebut. Pasalnya, beberapa tubuh korban hangus terbakar di lokasi kejadian.

Sebelumnya, 50 orang tewas dalam serangan bom di Pakistan pada Jumat (23/6/17) waktu setempat. Belum diketahui secara jelas apa maksud dibalik serangan tersebut. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pakistan
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top