Inilah Modus Penipuan Pengguna Go Jek, Go Pay Jebol jadi Rp0

Ada tiga modus yang digunakan penipu untuk mengelabui korban pengguna Go Jek sehingga saldo di Go Pay menjadi Rp0. Nadiem Makarim belum memberikan jawaban tas kasus penipuan ini.
Lahyanto Nadie | 21 Juni 2017 12:42 WIB
Pengemudi Gojek. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - "Barusan istri melaporkan bahwa ia kena tipu sehingga saldo Go Pay hilang. Modusnya, ada orang instal aplikasi GO-JEK kemudian memasukkan nomer telepon sembarang, kebetulan itu nomor istri. Kemudian kan dapat nomer/kode aktivasi lewat SMS," keluh Nur Budiantoro, seorang eksekutif di Jakarta.

Dia menjelaskan bahwa di ujung telepon, penipu mengaku dari Go Jek, mengaku ada kesalahan pengiriman kode, sehingga ia minta tolong dibacakan berapa kode verifikasinya. "Lha merasa gak ngapa2in dan mau bantu orang ya.. dikasihlah kode aktivasi itu," katanya tadi malam (Selasa, 20 Juni 2017).

Ternyata sang penipun melakukan login aplikasi yang dia instal tadi. "Jadi masuk ke akun istri saya sehingga saldo Go Pay sekitar Rp130.000 diembat."

Menurut Budi, memang nilainya tidak seberapa. "Namun jadi nggak secure, mestinya login akun hanya berlaku untuk nomer telepon tertentu seperti mobile banking."

Seorang korban lainnya yang enggan disebutkan jati dirinya mengeluhkan hal senada. Ada tiga modus yang digunakan penipu untuk mengelabui korbannya.

Pertama, sang penipu menelepon calon korban bahwa ada kesalahan pengiriman kode sehingga bantuan kepada calon korban untuk mengirimkan kode verifikasi.

Kedua, mengaku dari Go Jek dan ada hadiah bagi mereka yang mau menambahkan saldo menjadi dua kali lipat. "Jika Anda menambah saldo Rp100.000 maka saldo di go pay menjadi Rp200.000. Lakukan sekarang, karena program ini hanya 25 menit."

Ketiga, mengirimkan SMS agar mengirimkan kode verifikasi terakhir.

Jika calon korban lengah atau mau menolong, maka ia akan mengikuti permintaan itu dan beberapa saat kemudian saldo di akun Go Pay menjadi Rp0.

Ketika Bisnis.com melakukan konfirmasi kepada CEO Go Jek Nadiem Makaraim, ia tak memberikan jawaban baik melalui telepon maupun pesan whatsapp.

Namun ketika keluhan para korban disampaikan melalui email hanya diperoleh jawaban yang baku. "Terima kasih telah menghubungi GO-JEK melalui email. Pertanyaan Anda dengan nomor tiket xxxxxx telah diterima dan sedang dalam tinjauan petugas customer care kami. Petugas customer care kami akan membalas email Anda secepatnya."

Korban penipuan itu mengharapkan manajemen Go Jek bertanggung jawab atas kasus penipuan itu. Sebab yang mengetahui kode verifikasi tentu karyawan Go Jek sendiri yang diduga bekerja sama dengan para penipu.

Djony Edward, seorang pelanggan lainnya, merasa khawatir akan keamanan saldonya di Go Pay. "Wah saldo saya Rp700.000 terancam dong."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penipuan, Gojek

Editor : Lahyanto Nadie

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top