Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Serukan Keberhasilan Revitalisasi UNCTAD Tangani Isu Perdagangan Global

Indonesia menyerukan pentingnya keberhasilan revitalisasi UNCTAD sebagai organ utama PBB dalam menangani isu-isu perdagangan dan pembangunan global.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 18 Juni 2017  |  21:25 WIB
Indonesia Serukan Keberhasilan Revitalisasi UNCTAD Tangani Isu Perdagangan Global
Logo Perserikatan Bangsa-Bangsa di markas besar PBB di New York - Reuters/Mike Segar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia menyerukan pentingnya keberhasilan revitalisasi UNCTAD sebagai organ utama PBB dalam menangani isu-isu perdagangan dan pembangunan global.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Duta Besar Hasan Kleib, pada pertemuan courtesy call dengan Sekretaris Jenderal the United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) Dr. Mukhisa Kituyi di Markas Besar PBB di Jenewa akhir pekan lalu.

"Indonesia memiliki kepentingan yang sangat besar untuk melihat UNCTAD yang kuat, karena memberikan keuntungan bagi negara-negara berkembang dalam bidang kerja sama perdagangan dan pembangunan," ujar Dubes Hasan Kleib dalam pembicaraannya dengan Sekjen UNCTAD yang dilansir oleh Kemlu, Minggu (18/6/2017).

Dubes Hasan juga menyinggung perlunya meningkatkan profil dan visibility UNCTAD sebagai salah satu organisasi internasional yang penting dalam sistem PBB. "Kita mesti menyesuaikan diri dengan tantangan yang UNCTAD hadapi, terutama di tengah kecenderungan enhanced role organisasi-organisasi internasional lain seperti WTO, G-20, dan OECD," jelasnya.

Sekjen UNCTAD menyampaikan apresiasi atas komitmen Indonesia untuk turut memperkuat UNCTAD dan berharap hubungan baik yang selama ini telah terjalin terus menguat.

Kituyi menggarisbawahi pandangan Indonesia dengan menyatakan bahwa upaya untuk melakukan adaptasi sesuai perkembangan global saat ini telah sebagian dirintis melalui dukungan negara-negara anggota dalam memperbaiki rejim investasi internasional (international investment agreement reform) serta pengembangan dan pembahasan isu ekonomi digital.

Menurut Kituyi, langkah penyesuaian ini juga termasuk mempersiapkan penanganan isu e-commerce serta menciptakan close linkage antara seluruh kepentingan tersebut dengan guliran perdagangan global saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdagangan global
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top