Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

RUU Pemilu: Pas Deadlock, Semua Parpol Kumpul-kumpul

Dalam buka puasa bersama Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Istana Wakil Presiden, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyindir pembahasan RUU Pemilu yang tak kunjung rampung tersebut.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 15 Juni 2017  |  19:18 WIB
RUU Pemilu: Pas Deadlock, Semua Parpol Kumpul-kumpul
Wakil Presiden Jusuf Kalla berpidato dalam Konferensi Internasional ke-23 tentang Masa Depan Asia di Hotel Imperial, Tokyo, Jepang, Senin (5/6). - Antara/Akbar Nugroho Gumay
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA — Pembahasan Rancangan Undang-undang terkait dengan penyelenggaraan pemilihan umum cukup krusial.

Sejumlah pembahasan yang ditunda yakni ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold), ambang batas parlemen (parliemantary threshold), sistem pemilu, cakupan daerah pemilihan serta metode konversi suara.

Dalam buka puasa bersama Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Istana Wakil Presiden, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyindir pembahasan RUU yang tak kunjung rampung tersebut.

Seperti diketahui, RUU Pemilu sebelumnya ditargetkan selesai dibahas pada Selasa, (13/6/2017).

Wapres mengatakan kendati dalam forum ICMI hampir tidak pernah menyinggung isu politik, namun sebetulnya ICMI menjadi tempat yang ideal karena bermacam-macam kader dari banyak partai aktif di organisasi itu.

"Bermacam-macam partai ada di sini. Jadi kalau ada deadlock seperti RUU Pemilu, kita bisa kumpul-kumpul, ada Golkar, ada Demokrat dan Gerindra," katanya.

Sontak anggota ICMI tertawa. Dalam pertemuan itu, hadir Aburizal Bakrie yang dikenal sebagai mantan Ketua Umum Partai Golkar, mantan Ketua Fraksi Demokrat Jafar Hafsah serta Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno.

Pengambilan keputusan isu krusial oleh DPR lagi-lagi molor di tengah tuntutan selesainya RUU Pemilu di bulan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu jusuf kalla
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top