Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengurus Masjid Istiqlal Tolak Jadi Pusat Aksi Bela Ulama

Pengurus Masjid Istiqlal menolak penggunaan lokasi tempat ibadah tersebut sebagai pusat pelaksanaan Aksi Bela Ulama 9 Juni (ABU 96).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Juni 2017  |  13:14 WIB
Masjid Istiqlal - wikipedia
Masjid Istiqlal - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA -  Pengurus Masjid Istiqlal menolak penggunaan lokasi tempat ibadah tersebut sebagai pusat pelaksanaan Aksi Bela Ulama 9 Juni (ABU 96).

"Istiqlal belum memberi izin karena kami juga punya agenda habis sholat Jumat hari ini," kata Kepala Bagian Protokol dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abd Salam saat dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Menurut dia, pengurus Istiqlal sudah mengagendakan sejumlah kegiatan Ramadhan bahkan sejumlah kegiatan pelaksanaan telah diselenggarakan beberapa hari sebelum datangnya bulan puasa.

Dia mengatakan sejumlah agenda terjadwal di Istiqlal tergolong padat untuk menyemarakkan Ramadhan seperti bazaar, kajian keagamaan, tadarus, tarawih, pesantren kilat dan kegiatan lainnya.

Tidak adanya ijin untuk pelaksanaan ABU 96 di Istiqlal itu sendiri merujuk surat resmi yang ditandatangani Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Rusli Effendi.

Dalam surat bertanggal 6 Juni 2017, Rusli mengatakan pihaknya tidak dapat mempertimbangkan pelaksanaan ABU 96 di Istiqlal.

Alasannya, kata dia, terdapat kegiatan rutin Masjid Istiqlal setelah shalat Jumat.

Sebelumnya pada 4 Juni 2017, Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo menyampaikan surat kepada BPPMI untuk pemberitahuan menggunakan masjid terbesar Asia Tenggara tersebut untuk pelaksanaan ABU 96.

ABU 96 sendiri sebelumnya merencanakan dilaksanakan untuk konsolidasi massa untuk membela ulama dan aktivis yang dikriminalisasi pasca-Aksi Bela Islam.

Kegiatan tersebut menjadwalkan pusat kegiatan diadakan di Masjid Istiqlal diawali shalat Jumat bersama hingga shalat Tarawih.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

masjid istiqlal

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top