Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Baznas Perluas Kerja Sama dengan Penyelenggara e-Commerce

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan terus memperkuat layanan pembayaran zakat, infak dan sedekah secara online melalui kerja sama dengan penyelenggara e-commerce dan situs pembayaran online.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 05 Juni 2017  |  20:24 WIB
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bambang Sudibyo (kanan) dan CEO Startzakat Muhammad Ishaq (kiri) saat sosialisasi pembayaran zakat secara digital di Jakarta, Senin (5/6/2017) - JIBI/Nurudin Abdullah
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bambang Sudibyo (kanan) dan CEO Startzakat Muhammad Ishaq (kiri) saat sosialisasi pembayaran zakat secara digital di Jakarta, Senin (5/6/2017) - JIBI/Nurudin Abdullah

Kabar24.com, JAKARTA-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan terus memperkuat layanan pembayaran zakat, infak dan sedekah secara online melalui kerja sama dengan penyelenggara e-commerce dan situs pembayaran online.

Ketua Baznas Bambang Sudibyo, mengatakan sebelum peluncuran portal www.startzakat.com, Baznas sudah bekerja sama dengan sejumlah penyelenggara e-commerce dan situs pembayaran online untuk memperluas pangsa pasar zakat.

“Semua inovasi ini diusahakan untuk dapat meraih pangsa pasar zakat digital yang lebih luas,” katanya saat peluncuran portal www.startzakat.com, di Jakarta, Senin (5/6/2017).

Menurutnya, kemudahan bazar zakat digital dilayani melalui internet banking, EDC, E-cashMandiri, virtual account dan e-Bay BRI.

Selain itu, lanjutnya, Baznas juga membuka konter di sejumlah perkantoran dan mall, seperti di Plaza Semanggi.

Sedangkan untuk menjangkau layanan di luar negeri, imbuhnya, Baznas mengupayakan agar dapat melayani muzaki yang ada di berbagai negara melalui sistem online tersebut.

Sementara itu Direktur Baznas, M Arifin Purwakananta, mengatakan pihaknya selama Ramadan 1438 H menargetkan kampanye berbagai kemudahan digital yang menyumbang porsi 30% dari jumlah penghimpunan zakat nasional.

Melihat realitas masyarakat yang semakin gemar bertransaksi secara digital, lanjutanya, Baznas optimistis dapat menghimpun 30% dari target Rp6 triliun zakat nasional yang dikelola Baznas pusat, provinsi, dan kabupaten/kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

e-commerce zakat sedekah
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top