Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sulut Dapat Dana Rp7 Miliar Untuk Kembangkan Cabai

Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) meraih dana Rp7 miliar dari APBN guna pengembangan tanaman cabai dengan target seluas 290 hektare pada 2017 di daerah tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Maret 2017  |  21:01 WIB
Sulut Dapat Dana Rp7 Miliar Untuk Kembangkan Cabai
Pedagang menyortir cabai rawit merah di Pasar Peterongan, Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/3). - Antara/R Rekotomo

Bisnis.com, MANADO -  Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) meraih dana Rp7 miliar dari APBN guna pengembangan tanaman cabai dengan target seluas 290 hektare pada 2017 di daerah tersebut.

"Hal ini terkait komoditas cabai kerap menjadi pemicu inflasi," kata Kepala Bidang Hortikultura Distanak Daerah Provinsi Sulut Felix Wowor di Manado, Rabu (15/3/2017).

Ia mengatakan mendorong animo petani guna mengembangkan tanaman cabai termasuk masyarakat dengan memanfaatkan lahan di pekarangan rumahnya untuk mencapai target tersebut.

Dana bersumber dari APBN itu, diperuntukkan pada belanja sarana peralatan pertanian, benih cabai dan pupuk, katanya dan menambahkan luasan penembangannya pada sentranya antara lain di Kabupaten Minahasa Utara dan Minahasa, dengan perhitungan satu hektar dapat menghasilkan tujuh ton.

"Tahun 2107 ini kita akan berupaya menggenjot produksi cabai. Makanya untuk hasil maksimal kita berikan benih varitas terbaik antara lain, dewata, nirmala dan mahameru," katanya dan menambahkan akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota guna merealisasikannya.

Dalam pertemuan dengan instansi terkait pemerintah kabupaten dan kota, pihaknya menerima banyak hal mulai dari proses produksi hingga pengiriman cabai ke luar daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cabai rawit produksi cabai
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top