Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pesta Rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh Sambil Nikmati Lontong

Vihara Dhanagun, Kota Bogor, Jawa Barat menyuguhkan hidangan lontong Cap Go Meh yang dapat dinikmati siapa saja yang datang baik untuk sembahyang maupun hanya untuk menyaksikan Pesta Rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh, Sabtu (11/2/2017).
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 11 Februari 2017  |  14:33 WIB
Warga Tionghoa beribadah di Vihara Dhanagun Bogor yang dihias dengan lampion di jalan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Jum'at (20/1). Vihara tertua di Kota Bogor yang berdiri sejak tahun 1672 tersebut mulai dihias dengan lampion dan pengecatan bangunan sebagai persiapan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2568 pada tanggal 28 Januari. ANTARA FOTO - Arif Firmansyah
Warga Tionghoa beribadah di Vihara Dhanagun Bogor yang dihias dengan lampion di jalan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Jum'at (20/1). Vihara tertua di Kota Bogor yang berdiri sejak tahun 1672 tersebut mulai dihias dengan lampion dan pengecatan bangunan sebagai persiapan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2568 pada tanggal 28 Januari. ANTARA FOTO - Arif Firmansyah

Bisnis.com, BOGOR -  Vihara Dhanagun, Kota Bogor, Jawa Barat menyuguhkan hidangan lontong Cap Go Meh yang dapat dinikmati siapa saja yang datang baik untuk sembahyang maupun hanya untuk menyaksikan Pesta Rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh, Sabtu (11/2/2017).

Ketua Panitia Pesta Rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh 2017, Arifin Himawan mengatakan, lontong Cap Go Meh menjadi tradisi yang selalu ada di Vihara Dhanagun.

"Lontong ini disuguhkan untuk siapa saja yang datang ke Vihara Dhanagun, tidak hanya warga Tionghoa, tapi siapa saja yang menjalin silaturahmi di Vihara," kata Arifin.

Menurut Arifin, lontong Cap Go Meh sama seperti lontong biasanya, diberi kuah santan dengan sayur labu siam. Lontong dilengkapi dengan telur dan tahu opor, serta mie goreng vegetarian yang tidak mengandung daging.

"Semua makanan yang dihidangkan adalah jenis makanan vegetarian, tidak mengandung daging apapun, bisa dinikmati oleh warga muslim yang datang ke Vihara," katanya.

Ia mengatakan, lontong Cap Go Meh dihidangkan berkelanjutan mulai dari kemarin hingga hari perayaan Cap Go Meh berakhir. Sebanyak 20 juru masak dikerahkan untuk memasak hidangan secara non-stop di Vihara.

"Hari kemarin kami menyiapkan 15 ribu porsi, hari ini juga jauh lebih banyak hidangan yang disiapkan," katanya.

Menurut Arifin, lontong Cap Go Meh yang disiapkan sebagai konsumsi para peserta pengisi Pesta Rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh, juga untuk para pengunjung yang datang.

Hidangan lontong Cap Go Meh disajikan dari dana yang berasal dari sumbangan umat menyumbangkan sebagian0 rezeki untuk kegiatan tersebut.

"Pesta Rakyat Cap Go Meh diselenggarakan atas swadaya masyarakat yang menyumbang sebagian dananya untuk kesuksesan acara," kata Arifin.

Sejumlah umat Budha maupun pengunjung yang datang ke Vihara Dhanagun menyempat diri untuk menikmati hidangan Lontong Cap Go Meh. Mereka ada yang datang bersama keluarga, ada juga yang berasal dari luar Bogor.

Pengunjung yang ingin menikmati lontong Cap Go Meh dapat masuk ke dalam Vihara, tempat hidangan tersedia di bagian dalam belakang Vihara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lontong cap go meh cap go meh

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top