Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Revisi UU MD3: PKB dan Gerindra Minta Tambahan Kursi Pimpinan

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengusulkan tambahan dua kursi pimpinan DPR dan MPR.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 24 Januari 2017  |  16:30 WIB
Revisi UU MD3: PKB dan Gerindra Minta Tambahan Kursi Pimpinan
Suasana Sidang Paripurna MPR dalam rangka Sidang Tahunan 2016 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016). - Antara/Akbar Nugroho Gumay
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengusulkan tambahan dua kursi pimpinan DPR dan MPR.

Mereka mengusulkan hal itu dalam pandangan fraksi terhadap revisi terbatas Undang-undang No. 17/2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3).

“Kita harus memerhatikan yurisprudensi pinpinan kolektif kolegial. Biasanya pimpinan kolektif kolegian itu ganjil, tidak genap,” ujar anggota DPR dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/1/2017).

PKB, kata Eem, termasuk partai yang menyetujui revisi terbatas UU MD3, tetapi dengan catatan penambahan tidak cukup hanya satu pimpinan.

Sebab penambahan satu pimpinan saja hanya akan membuat pimpinan DPR sebagai salah satu alat kelengkapan dewan berjumlah genap.

Sementara, lazimnya pimpinan alat kelengkapan dewan berjumlah ganjil, karena bersifat kolektif kolegial.

Adapun, sebelumnya revisi terbatas UU MD3 mencuat setelah kembalinya Setya Novanto ke kursi Ketua DPR menggantikan Ade Komarudin.

PDI Perjuangan dalam rapat paripurna pelantikan Novanto mengusulkan revisi UU MD3 demi azas keadilan untuk mengakomodir partai pemenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

Saat ini partai politik yang berada di kursi pimpinan DPR adalah Partai Golongan Karya (Golkar), Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Demokrat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

UU MD3
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top