Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Baleg Segera Bahas Revisi Terbatas UU MD3

Badan Legislasi (Baleg) akan segera membahas revisi terbatas Undang Undang Nomor 17/2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (MD3).
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 19 Desember 2016  |  22:00 WIB
Baleg Segera Bahas Revisi Terbatas UU MD3
Ketua Baleg Supratman Andi Agtas. - dpr
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA – Badan Legislasi (Baleg) akan segera membahas revisi terbatas Undang Undang Nomor 17/2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (MD3).

Sesuai keputusan rapat paripurna, revisi terbatas hanya untuk merevisi pasal mengenai jumlah pimpinan DPR dan MPR sesuai dengan usulan Fraksi PDI Perjuangan.

Ketua Baleg Supratman Andi Agtas mengatakan bahwa pembahasan pertama akan dilakukan pada Rabu (21/12/2016) atau lusa.

“Hasil rapat Bamus [Badan Musyawarah] yang lalu dan telah disetujui Pimpinan DPR kita agendakan 21 [Desember 2016] harmonisasi,” ujar Supratman saat dihubungi Bisnis, Senin (19/12/2016).

Artinya pembahasan revisi terbatas UU MD3 itu dilakukan pada saat DPR tengah reses atau sedang istirahat dari masa persidangan.

Seperti diketahui, masa reses dimulai sejak 16 November 2016 dan akan berakhir pada 9 Januari 2017. Menurut Supratman, hal itu tidak menjadi masalah, karena telah diatur dalam Tata Tertib DPR.

Berdasarkan Pasal 52 ayat (2) Tata Tertib DPR, DPR dapat membahas masalah yang menyangkut wewenang dan tugas DPR yang dianggap mendasar dan perlu segera diambil keputusan dengan persetujuan Pimpinan DPR dan Pimpinan Fraksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr UU MD3
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top