Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BOM MEDAN: Polri Berencana Gunakan UU Perlindungan Anak Terhadap Pelaku

Kepolisian Republik Indonesia berencana menggunakan Undang-undang Perlindungan Anak dalam menangani kasus percobaan bom bunuh diri di Medan.
Heri Faisal
Heri Faisal - Bisnis.com 30 Agustus 2016  |  06:16 WIB
Personel Gegana Brimob Polda Sumut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascateror bom di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Medan, Sumatra Utara, Senin (29/8). - Antara/Septianda Perdana
Personel Gegana Brimob Polda Sumut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascateror bom di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Medan, Sumatra Utara, Senin (29/8). - Antara/Septianda Perdana

Bisnis.com, PADANG—Kepolisian Republik Indonesia berencana menggunakan Undang-undang Perlindungan Anak dalam menangani kasus percobaan bom bunuh diri di Medan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan harus ada perlakuan khusus dalam menangani pelaku percobaan bom bunuh diri di sebuah gereja di Medan, karena pelaku belum genap berusia 18 tahun.

“Ada tata cara sendiri penangannya, biasanya menggunakan Undang – undang Perlindungan Anak,” ujarnya di Padang, Senin (29/8/2016).

Menurutnya, hasi penyelidikan polisi, usia pelaku belum genap 18 tahun, tepatya 17 tahun 10 bulan, atau masih dalam kategori di bawah umur.

Dia menyebutkan kasus aksi terorisme yang melibatkan anak di bawah umur tidak terlepas dari maraknya penggunaan media sosial dan semakin berkembangnya dunia online.

Dengan semakin berkembangnya teknologi, anak-anak yang minim pengawasan menjadi pihak paling rentan dipengaruhi melalui penyebaran paham-paham radikal dalam bentuk cyber.

“Kasus Medan, sepertinya bentuk dari fenomena berkembangnya pemanfaatan cyber untuk penyebaran paham-paham radikal,” katanya.

Diduga kuat, pelaku percobaan bom bunuh diri tersebut, mempelajari merakit bom lewat dunia maya, karena bom yang dibuat sangat sederhana sekali, bahkan lebih mirip petasan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bom medan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top