Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kota Kediri Swasembada Beras dan Daging Sapi

Beras dan daging sapi tercatat sebagai dua bahan pokok yang dapat dicukupi sendiri oleh Kota Kediri tanpa mendatangkan pasokan dari luar kota.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 03 Juni 2016  |  20:56 WIB
Foto ilustrasi petani di sawah.  -  Bisnis
Foto ilustrasi petani di sawah. - Bisnis
Bisnis.com, KEDIRI - Beras dan daging sapi tercatat sebagai dua bahan pokok yang dapat dicukupi sendiri oleh Kota Kediri tanpa mendatangkan pasokan dari luar kota. 
 
Data Kantor Ketahanan Pangan Kota Kediri menyebutkan produksi neto beras pada April 2.374,1 ton, sedangkan konsumsi hanya 2.078,4 ton. Sementara itu, produksi neto daging sapi 121,1 ton, sedangkan konsumsi 43,7 ton. 
 
Namun, 11 komoditas pangan lainnya masih harus didatangkan dari daerah lain, seperti jagung yang produksi Kota Kediri hanya 23,6 ton, padahal kebutuhan konsumsi mencapai 98,6 ton. 
 
Kota Kediri bahkan tak mampu memproduksi kedelai meskipun konsumsinya mencapai 260,4 ton. Demikian pula dengan kacang hijau, ubi kayu, ubi jalar, ikan, dan gula, padahal kebutuhan konsumsi masing-masing 4,4 ton; 215,1 ton; 70,7 ton; 330,4 ton; dan 227,6 ton. 
 
Adapun produksi kacang tanah hanya 3 ton, padahal konsumsi mencapai 8,8 ton. Produksi daging ayam 38,7 ton, padahal konsumsi 109,7 ton. Produksi telur ayam 9,8 ton, padahal konsumsi 193,7 ton. Produksi susu 32,5 ton, padahal konsumsi 43,7 ton.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi produksi pangan kota kediri
Editor : Setyardi Widodo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top