Inflasi Kediri: Ini Faktor yang Harus Diwaspadai

BPS Kota Kediri mengingatkan beberapa kondisi di Kota Kediri yang perlu diwaspadai bulan ini, yakni musim panen mulai berakhir, kenaikan tarif listrik, bulan puasa, tahun ajaran baru, dan musim liburan.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 02 Juni 2016  |  01:20 WIB
Inflasi Kediri: Ini Faktor yang Harus Diwaspadai
Pekerja melakukan proses bongkar muat gula di Sidoarjo, Jawa Timur - Reuters/Sigit Pamungkas

Kabar24.com, KEDIRI -- BPS Kota Kediri mengingatkan beberapa kondisi di Kota Kediri yang perlu diwaspadai bulan ini, yakni musim panen mulai berakhir, kenaikan tarif listrik, bulan puasa, tahun ajaran baru, dan musim liburan.
 
"Sejak 2008, Juni selalu inflasi," kata Kasi Statistik Distribusi BPS Kota Kediri Lulus Haryono, Rabu (1/6/2016).
 
Data BPS menyebutkan, dalam kurun enam tahun terakhir itu, inflasi Juni selalu di atas 0,2%.
 
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Djoko Raharto mengemukakan keyakinannya inflasi Juni tak akan terakselerasi. Pasalnya, beberapa produksi beberapa komoditas pangan melimpah, seperti gula kristal putih dan bawang merah.
 
"Hasil giling tebu mulai keluar pabrik dan dilepas ke pasar. Panen bawang merah juga semakin banyak," tuturnya.
 
Menurutnya, satu-satunya yang perlu diwaspadai adalah kenaikan tarif angkutan penumpang dan barang menjelang Lebaran.
 
Kota Kediri bulan lalu inflasi 0,12%, terutama dipicu oleh lonjakan harga gula kristal putih.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Inflasi, lebaran, kota kediri

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top