Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Korea Utara Setop Kesepakatan Ekonomi Dengan Korsel

Korea Utara mengatakan pada Kamis (10/3/2016) untuk menghentikan semua kesepakatan dengan Korea Selatan terkait semua proyek kerjasama ekonomi dan berniat melikuidasi semua aset perusahaan swasta dan pemerintah Korea Selatan yang tertinggal di wilayahnya.
Pintu masuk ke kawasan industri guyup Korsel-Korut di Kaesong./ANTARA
Pintu masuk ke kawasan industri guyup Korsel-Korut di Kaesong./ANTARA

Bisnis.com, SEOUL -  Korea Utara mengatakan pada Kamis (10/3/2016) untuk menghentikan semua kesepakatan dengan Korea Selatan terkait semua proyek kerjasama ekonomi dan berniat "melikuidasi" semua aset perusahaan swasta dan pemerintah Korea Selatan yang tertinggal di wilayahnya.

Aset-aset itu kebanyakan berada di kawasan industri bersama Kaesong yang kegiatannya dibekukan oleh Korea Selatan bulan lalu sebagai hukuman atas peluncuran roket dan percobaan nuklir yang dilakukan pihak utara belum lama ini, demikian pula yang berada di kawasan pariwisata Gunung Kumgang.

Komite Untuk Perdamaian dan Reunifikasi Utara yang menangani segala urusan antar-Korea, juga mengeluarkan ancaman terhadap pemimpin Korea Selatan yang belum secara gamblang diuraikan dengan menyebut akan "meluluhkan Park Geun-hey dan partainya".

Sementara itu juru bicara pemerintah Jepang pada Kamis mengatakan sedang menjalin kerjasama erat dengan negara-negara seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk mendesak Korea Utara agar berhenti melakukan tindakan provokatif.

Menteri Sekretaris Kabinat Jepang Yoshihide Suga dalam jumpa pers mengatakan bahwa pemerinah terus waspada dan mempersiapkan segala hal yang diperlukan.

Korea Utara kembali menembakkan dua peluru jarak dekat ke laut di sebelah timur kota Wonsan, Kamis yang meluncur sejauh 500 km, menurut militer Korea Selatan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Sumber : ANTARA/REUTERS

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper