Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Deponering AS dan BW Tak Jadi Diumumkan Pekan Ini, Jaksa Agung: Jangan Buru-Buru

Jaksa Agung Muhammad Prasetyo tidak jadi mengumumkan keputusan deponering kasus Abraham Samad (AS) dan Bambang Widjojanto (BW) pekan ini.nn
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 26 Februari 2016  |  15:21 WIB
Deponering AS dan BW Tak Jadi Diumumkan Pekan Ini, Jaksa Agung: Jangan Buru-Buru
Abraham Samad (kanan) dan Bambang Widjojanto (kiri) saat memberikan keterangan terkait penetapan tersangka calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan, di Gedung KPK Jakarta, Selasa (13/1/2015). - Antara/Wahyu Putro A
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA −Jaksa Agung Muhammad Prasetyo tidak jadi mengumumkan keputusan deponering kasus Abraham Samad (AS) dan Bambang Widjojanto (BW) pekan ini.

Ia mengaku tidak ingin terburu-buru mengeluarkan keputusan terkait dua mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.

“Nantilah jangan buru-buru. Insya Allah belum [minggu ini],” katanya, Jumat (26/2/2016).

Sebelumnya Prasetyo sempat menjanjikan nasib AS dan BW diputuskan pekan ini.

"Minggu ini akan kita putuskan. [MA dan Polri] menyerahkan sepenuhnya kepada Jaksa Agung,” katanya, Rabu (24/2/2016).

Terkait kasus ini Ia telah menerima rekomendasi dari Mahkamah Agung (MA) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Jaksa Agung.

Sementara sebelumnya Dewan Perwakilan Rakyat mengatakan dasar deponering tidak kuat karena kedua orang itu bukan lagi pejabat negara.

Meski begitu, Prasetyo telah mengantongi restu dari Presiden Joko Widodo usai melaporkan rencana deponering AS dan BW, Kamis (25/2/2016) kemarin.

Dengan demikian keputusan deponering tinggal menunggu waktu untuk secara resmi diumumkan ke publik.

Pimpinan tertinggi Kejaksaan Agung juga menyadari bahwa banyak yang mempertanyakan alasan deponering kasus AS dan BW. Sebab kedua orang itu sudah tidak lagi menjabat sebagai pimpinan KPK.

Adapun pertimbangan untuk deponering kasus AS dan BW karena Prasetyo mempertimbangkan proses pemberantasan korupsi di Indonesia.

Ia khawatir mempidanakan pejabat atau penggiat antikorupsi dapat menurunkan semangat pemberantasan koruptor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abraham samad bambang widjojanto Kejaksaan Agung
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top