Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pascaputusan Menkumham, Emron Pangkapi Jenguk Suryadharma Ali

Pasca pengembalian kepengurusan PPP ke Muktamar Bandung,Wakil Ketua Umum PPP hasil Muktamar Surabaya, Emron Pangkapi mendatangi kantor KPK, Jakarta, Kamis (18/2/2016).
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 18 Februari 2016  |  11:44 WIB
Pascaputusan Menkumham, Emron Pangkapi Jenguk Suryadharma Ali
Terdakwa kasus dugaan korupsi dana haji Suryadharma Ali menunjukkan buku karyanya sebelum menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (11/1). - Antara/Puspa Perwitasari
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Seusai pengembalian kepengurusan PPP ke Muktamar Bandung, Wakil Ketua Umum PPP hasil Muktamar Surabaya Emron Pangkapi mendatangi kantor KPK, Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Emron datang untuk melaporkan perkembangan terakhir partai berlambang Kabah tersebut kepada ketua umum hasil Muktamar Bandung yakni Suryadharma Ali yang saat ini mendekam di penjara.

"Kami akan bertemu dengan pak Suryadharma, karena dengan pengesahan kembali Munas Bandung," kata Emron.

Emron menambahkan karena saat ini Suryadharma Ali berada di penjara, maka roda kepemimpinan akan dijalankan oleh wakil ketua umum. Dia berharap, dengan kepengurusan tersebur, semua elemen yang sebelumnya berseteru dapat kembali bersatu. "Saya harap begitu, baik dari Muktamar Surabaya maupun Jakarta dapat bersatu. Kembali dari nol," jelas dia.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly pada Rabu (17/2/2016) kemarin menetapkan kepengurusan PPP hasil Munas Bandung sebagai pengurus yang sah. Pengembalian tersebut secara otomatis kembali mendudukan Suryadharma Ali sebagai ketua umum dan Romahurmuziy sebagai Sekretaris Jenderal PPP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suryadharma ali
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top