Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mahasiswa Harus Terus Sampaikan Pesan Perdamaian

Jeffrey Polnaja, penjelajah dunia dengan sepeda motor seorang diri, mengajak para pemuda Sulawesi Selatan untuk berani bangga menjadi bangsa Indonesia.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 15 Februari 2016  |  19:52 WIB
Jeffrey Polnaja, penjelajah dunia dengan sepeda motor seorang diri, asal Bandung - Jeffrey
Jeffrey Polnaja, penjelajah dunia dengan sepeda motor seorang diri, asal Bandung - Jeffrey

Bisnis.com, JAKARTA-Jeffrey Polnaja, penjelajah dunia dengan sepeda motor seorang diri, mengajak para pemuda Sulawesi Selatan untuk berani bangga menjadi bangsa Indonesia.

Pria berusia 53 tahun asal Bandung, Jawa Barat yang telah menyelesaikan misi berkeliling dunia untuk perdamaian Ride for Peace, baru-baru ini meyakini kualitas manusia Indonesia tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

"Dulu, ketika saya ingin memulai penjelajahan dunia, banyak orang bilang, saya akan pulang sebelum negara kesembilan. Tapi saya menjawabnya dengan 97 negara," kata Jeffrey dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Senin (15/2/2016)

Dia mengingatkan kepada lebih dari 500 pemuda pemudi yang memenuhi auditorium Al Jibra di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, akhir pekan lalu, bahwa kaum muda adalah ujung tombak kemajuan bangsa.

Menurutnya, dengan semangat pantang menyerah pemuda-pemudi Indonesia bisa melakukan hal-hal besar yang diperhitungkan dunia, seperti dirinya menunjukkan kegigihan ketika menyampaikan pesan perdamaian dunia di 97 negara.

"Mahasiswa adalah kaum intelektual. Saya berharap kalian bisa menyampaikan pesan-pesan perdaiaman, setidaknya di daerah-daerah di Tanah Air yang masih menyimpan benih-benih konflik horizontal," tegasnya

Jeffrey yang akrab disapa Kang JJ hadir di Makassar atas udangan produsen kelengkapan kegiatan alam terbuka Eiger dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UMI, bersama Iwan "Kwecheng" Irawan, sang pendaki 7 puncak dunia.

Sementara itu Ichwan HL, Pembina Mapala UMI dan Staff Khusus Yayasan UMI, mengatakan ini mata kuliah yang sangat berharga bagi mahasiswa dan pecinta alam UMI.

“Semestinya kampus bisa mengundang orang-orang seperti Kang JJ dan Kwecheng lebih sering. Sebab, kekuatan bangsa Indonesia bukan paradoks," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar perdamaian wisata alam
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top