Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONGRES HMI: Polisi Tangkap 8 Mahasiswa Makassar Pembawa Senjata

Polresta Pekanbaru menangkap delapan orang mahasiswa Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) dari Makassar yang membawa senjata tajam dan senjata api saat Kongres ke-29 HMI di Pekanbaru.
Gemal Abdel Nasser P.
Gemal Abdel Nasser P. - Bisnis.com 24 November 2015  |  16:41 WIB
Ilustrasi: Bendera Himpunan Mahasiswa Islam. - Antara/Sahrul Manda Tikupadang
Ilustrasi: Bendera Himpunan Mahasiswa Islam. - Antara/Sahrul Manda Tikupadang

Bisnis.com, PEKANBARU-- Polresta Pekanbaru menangkap delapan orang mahasiswa Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) dari Makassar yang membawa senjata tajam dan senjata api saat Kongres ke-29 HMI di Pekanbaru.

Delapan mahasiswa itu masing-masong berinisial HA, JS, AK, DA, MA, Y, ML dan AY. Mereka kedapatan menyimpan sejumlah senjata tajam berupa pisau badik, belati, busur panah, senjata api rakitan dan racun.

Kapolresta Pekanbaru Aries Syarif Hidayat mengatakan mahasiswa itu diamankan dari Kampus UNRI dan GOR Gelanggang Remaja, saat polisi menggelar razia.

"Razia itu dilaksanakan karena l ada korban yang terkena sumpit (panah beracun tradisional). Kami menemukan senjata dari delapan orang mahasiswa itu. Kami menetapkannya sebagai tersangka," katanya, Selasa (24/11/2015).

Aries mengatakan tersangka dijerat ke Pasal 2 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Polisi belum bisa mengungkapkan lebih jauh karena masih melakukan pemeriksaan.

"Kami belum tahu, apa tujuanya membawa senjata. Kami juga belum tahu apa mereka benar-benar mahasiswa," katanya.

Seorang mahasiswa Riau, Syahroni terluka karena diserang menggunakan sumpit. Insiden itu terjadi di Green Hotel Pekanbaru, Senin dini hari. Saat itu, korban dan rekan-rekannya tengah ingin istirahat, sesuai kongres ditutup dan akan dilanjutkan di hari berikutnya.

Korban langsung terkapar dan kepanasan ketika terkena sumpit pada bagian punggung. Korban langsung dilarikan ke Eka Hospital. Pelaku diduga masih merupakan anggota HMI dari Makassar.

Hingga kini, acara Kongres masih berlangsung. Kongres itu menelan biaya Rp7 miliar dimana Rp3 miliar disubsidi dari Pemerintah Provinsi Riau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hmi kongres hmi
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top