Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Isu Beras Plastik: Ini Temuan Polda Metro Jaya

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah menghentikan kasus peredaran beras yang diduga palsu di Bekasi, Jawa Barat.
Novie Isnanda Pratama
Novie Isnanda Pratama - Bisnis.com 02 November 2015  |  17:42 WIB

Kabar24.com, Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah menghentikan kasus peredaran beras yang diduga palsu di Bekasi, Jawa Barat.



Sebelumnya, Dewi Septiani warga Bekasi, Jawa Barat melapor ke Polsek Bantar Gebang pada Selasa (19/5/2015) terkait tindak pidana perlindungan konsumen dengan dugaan adanya peredaran beras plastik.



Berikut hasil temuan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan beras palsu tersebut.



Hasil uji laboratorium BPOM, Puslabfor Mabes Polri, dan Puslitbangtan menyebutkan bahwa seluruh sampel beras yang diuji adalah beras asli. Sampel juga dinyatakan tidak tercemar dengan beras sintesis atau bahan plastik lainnya.



Sementara itu, berdasarkan hasil uji sampel beras menggunakan alat FTIR, sampel tersebut mengandung senyawa PVOH (Polyvynil Alkohol). Namun, di dalam laporan hasil sementara sampel beras memgandung senyawa PVC (Polyvynil Klorida).



Selain itu, ahli perlindungan konsumen menyebutkan bahwa unsur pasal yang disangkakan tidak terpenuhi karena beras dinyatakan asli dan tidak tercemar.



Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mujiyono mengatakan, pihaknya telah menghentikan kasus dugaan beras palsu. Pasalnya, polisi tidak menemukan bukti bahwa beras sampel penyidikan itu beras palsu.



"Setelah kita memeriksa sampel barang bukti, sampel beras, dan sampel muntahan ke laboratorium. Dari situ kita simpulkan perkara tersebut kita hentikan penyidikannya karena tidak terbukti ada tindak pidana," kata Mujiyono di Mapolda Metro Jaya, Senin (2/11/2015).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya Beras Plastik
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top