Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Isu Beras Plastik: Ini Alasan Polisi Tutup Kasus

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mujiyono mengatakan korban yang mengalami muntah bukan akibat memakan beras plastik.
Novie Isnanda Pratama
Novie Isnanda Pratama - Bisnis.com 02 November 2015  |  15:02 WIB
Ilustrasi: Pedagang beras - Antara
Ilustrasi: Pedagang beras - Antara

Kabar24.com, Jakarta -Isu beras plastik yang sempat menggegerkan akhirnya dinyatakan tidak ada.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mujiyono mengatakan setelah memeriksa tigapuluhan saksi, sejumlah ahli, pemeriksaan sampel beras, sampel bubur, hingga sambel muntahan, ternyata tidak ditemukan adanya unsur plastik.

Ia menyebutkan, korban yang melapor terkait dugaan beras plastik mengalami muntah bukan akibat memakan beras yang dicurigainya mengandung plastik tersebut.

Hal itu dikatakan Mujiyono saat memberikan keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (2/11/2015).

Dia menegaskan, korban muntah bisa saja karena memakan makanan lain.

"Yang muntah itu mungkin karena sesuatu. Banyak orang muntah bukan karena plastik. Setelah kejadian itu banyak orang yang melapor ke Polda Metro katanya makan beras plastik. Setelah diperiksa hasilnya negatif semua," kata Mujiyono kepada Bisnis.com, Senin (2/11).

Dia juga menegaskan bahwa laporan yang diajukan atas nama Dewi Septiani terkait dugaan beras plastik tersebut tidak terbukti.

"Jadi, laporan Dewi yang mengatakan ada beras diduga mengandung plastik faktanya tidak ada yang mengandung plastik. Penyidikan saya hentikan," kata Mujiyono.

Sebelumnya, polisi telah memeriksa 33 saksi dari berbagai instansi, 5 orang ahli, sampel beras, sampel sisa bubur, dan sampel sisa muntahan sebelum memutuskan menghentikan kasus dugaan beras plastik itu. Ia menyebutkan, selama penyelidikan tidak menemukan adanya unsur tindak pidana.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Beras Plastik
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top