Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

APBD Cair, Proyek Masjid Paripurna Pemkot Pekanbaru Bisa Lancar

Setelah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) disahkan oleh DPRD Pekanbaru, program masjid paripurna yang telah direncanakan oleh Pemkot akan direalisasikan pencairannya dengan anggaran senilai Rp3,5 miliar.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 15 Oktober 2015  |  12:00 WIB
Ilustrasi APBD - kopel/online.or.id
Ilustrasi APBD - kopel/online.or.id

Bisnis.com, PEKANBARU – Setelah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) disahkan oleh DPRD Pekanbaru, program masjid paripurna yang telah direncanakan oleh Pemkot akan direalisasikan pencairannya dengan anggaran senilai Rp3,5 miliar.

Dalam laman resmi Pemkot Pekanbaru, Kamis (15/10/2015) disebutkan Mesjid Paripurna merupakan Program Pemko Pekanbaru dengan menunjuk mesjid utama, satu di tiap kecamatan dan satu ditingkat kota sebagai pusat kegiatan keagamaan. Mesjid paripurna diharapkan menjadi contoh dan model bagi mesjid-mesjid dibawahnya.

Program ini mulai disahkan sejak pertengahan tahun 2014 lalu. Pada tahun pertama, pencairan dana operasionalnya menggunakan Peraturan Wali Kota (Perwako) dan baru bisa dirasakan pengurus mesjid pada Oktober 2014 atau setelah tiga bulan di lantik.

''Untuk mesjid paripurna begitu pengesahan sudah bisa kita bayarkan. Sesuai mekanisme kita proses sesuai kelengkapan administrasi,'' ujar Kabag Kesra Sekretariat Kota Pekanbaru Rizal.

Menurut Rizal, Kelengkapan administrasi termasuk absensi bagi petugas yang sudah ditunjuk melalui SK. ''Kemudian masalah Perdanya, pansus DPRD melakukan pembahasan dan verifikasi ranperda paripurna,'' katanya.

"Meski jauh terlambat hingga nyaris akhir tahun dalam pencairan anggarannya, Rizal mengklaim pembayaran tak ada masalah. Begitu sudah ditandatangani DPA nya kita bayarkan. Total Rp3,5 miliar setahun, ini sudah disetujui DPRD," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot pekanbaru
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top