Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bareskrim Gagalkan Penjualan Satwa Dilindungi

Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menggagalkan perdagangan satwa langka serta dilindungi burung alap-alap dan kucing hutan.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 30 September 2015  |  13:30 WIB
Ilustrasi-Jalak Bali, salah satu satwa yang dilindung - Antara
Ilustrasi-Jalak Bali, salah satu satwa yang dilindung - Antara

Kabar24.com, JAKARTA- Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menggagalkan perdagangan satwa langka serta dilindungi burung alap-alap dan kucing hutan.

Kepala Sub Direktorat I Dittipidter Bareskrim Polri, Kombes Pol. Sandi Nugroho, mengatakan dari pengungkapan itu pihaknya berhasil menyita sebanyak 10 ekor alap-alap anakan dan empat ekor alap dewasa serta lima ekor kucing hutan. Satwa-satwa itu, sambungnya, berasal dari Palembang, Sumatra Selatan.

"Tersangka YU (23) ditangkap di Jalan Raya Pemuda Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kabupaten Bogor," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (30/9/2015).

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan mhn Pasal 21 ayat (2) huruf a jo Pasal 40 ayat (2) Undang-undang 5/90 tentang Konservasi Sumber Daya Alam, ancaman hukuman 5 tahun dan denda Rp100 juta.

Sandi mengungkapkan pelaku dicokok setelah setelah penyidik menjebaknya dengan cara bertransaksi melalui BlackBerry Messenger.

"Sehingga bisa ditangkap lalu diminta tunjukkan tempat penyimpanan penangkaran," katanya.

Pelaku, tuturnya, merupakan pekerja swasta. Yang bersangkutan membanderol anak kucing dan alap-alap itu dengan harga Rp2-3 juta, sedangkan untuk yang dewasa dibanderol Rp5 juta.

"Tersangka sudah kita tahan. Untuk tersangka lain pasti kita kembangkan," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

satwa dilindungi satwa langka
Editor : Andhina Wulandari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top