Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korupsi DPRD Muba: KPK Periksa Dosen FE-Universitas Taman Siswa Palembang

Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan memeriksa Yeni Alfian, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Taman Siswa Palembang untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait persetujuan LKPJ dan pengesahan APBD 2015 Musi Banyuasin.
Eka Chandra Septarini
Eka Chandra Septarini - Bisnis.com 21 September 2015  |  15:41 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Dwi Prasetya
Ilustrasi - Bisnis/Dwi Prasetya

Kabar24.com, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan memeriksa Yeni Alfian, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Taman Siswa Palembang untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait persetujuan LKPJ dan pengesahan APBD 2015 Musi Banyuasin.

"Ada jadwal pemeriksaan hari ini sebagai saksi untuk tersangka PA dan L," ujar Plh. Biro Humas KPK Yuyuk Adrianti, Senin (21/9/2015).

Seperti diketahui, KPK sudah menetapkan empat tersangka dalam dugaan suap kepada anggota DPRD Muba.

Mereka adalah anggota DPRD Bambang Karyanto dan Adam Munandar, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Muba Syamsudin Fei, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Beppeda) Muba bernama Fasyar.

Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka setelah diciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 19 Juni 2015 di rumah anggota DPRD Muba Bambang Karyanto.

Dalam OTT tersebut, penyidik menemukan uang sebesar Rp 2,56 miliar. Uang itu diduga merupakan pemberian dari Syamsudin Fei dan Fasyar kepada Bambang dan Adam.

KPK mensinyalir bahwa pemberian itu bukan yang pertama dan dilakukan untuk memuluskan pembahasan APBD-P tahun anggaran 2015 Pemkab Muba.

Saat ini, untuk sementara keempatnya ditahan di rutan KPK, Kuningan, Jakarta.

Setelah melakukan pengembangan kasus dugaan suap ini, KPK juga telah menetapkan Bupati Muba Pahri Azhari dan istrinya, Lucianty Pahri yang juga Anggota DPRD Sumatra Selatan menjadi tersangka pada Jumat 14 Agustus 2015.

Selain itu empat pimpinan DPRD Muba yakni Ketua DPRD Muba Riamon Iskandar (RI), dan Wakil Ketua DPRD Muba Darwin A. H (DAH), Islan Hanura (IH), serta Aidil Fitri (AF) juga telah ditetapkan sebagai tersangka pada 21 Agustus 2015 lalu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

musi banyuasin Korupsi DPRD Muba
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top