Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Komisi I DPR Apresiasi Pembebasan Sandera WNI

Komisi I DPR mengapresiasi upaya pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri RI bekerjasama dengan pemerintah Papua Neugini (PN) dalam membebaskan dua WNI yang disandera Organisasi Papua Merdeka (OPM).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 18 September 2015  |  15:40 WIB
Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq (tengah) berjabat tangan dengan Panglima TNI Jenderal Moeldoko (kanan) dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Agus Supriatna, usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/6). - Antara/Akbar Nugroho Gumay
Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq (tengah) berjabat tangan dengan Panglima TNI Jenderal Moeldoko (kanan) dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Agus Supriatna, usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/6). - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi I DPR mengapresiasi upaya pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri RI bekerjasama dengan pemerintah Papua Neugini (PN) dalam membebaskan dua WNI yang disandera Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq mengatakan bahwa ;pembebasan tanpa negosiasi tersebut menjadi penting untuk menekan OPM yang mulai melakukan eskalasi perjuangan separatisme melalui aksi teror. Pembebasan itu juga menunjukkan komitmen PNG terhadap keutuhan dan kedaulatan  NKRI, ujarnya.

“Penangkapan dan penyanderaan dua  WNI oleh OPM di Papua Nugini mengindikasikan eskalasi gerakan dari separatis menjadi teroris,” ujar politisi PKS tersebut, Jumat (18/9/2015).

Menurutnya, perjuangan politik OPM mulai diperkuat dengan aksi-aksi teror secara nyata dan juga mulai menggunakan pengaruh yang dibangun di luar Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengumumkan pembebasan dua WNI yang disandera masing-masing Sudirman dan Badar. Pembebasan itu dilakukan setelah adanya pembicaraan melalui telpon antara Presiden Indonesia Joko Widodo dan Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neill kemarin sore.

Lebih lanjut Retno menjelaskan bahwa kedua sandera berada dalam kondisi yang sehat dan berada di konsulat Republik Indonesia di Vanimo.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni papua nugini
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top