Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pecat Karyawan, Nomura Wajib Bayar 100 Juta Yen

Pengadilan Distrik Tokyo memutuskan Nomura Holdings Inc harus menerima kembali seorang karyawan senior yang sebelumnya dipecat dari unit broker Jepang pada 2012 karena mengirimkan berkas ke akun email pribadinya.
Wan Ulfa Nur Zuhra
Wan Ulfa Nur Zuhra - Bisnis.com 01 September 2015  |  18:28 WIB
Logo nama Nomura - nomura.com
Logo nama Nomura - nomura.com

Bisnis.com, TOKYO—Pengadilan Distrik Tokyo memutuskan Nomura Holdings Inc harus menerima kembali seorang karyawan senior yang sebelumnya dipecat dari unit broker Jepang pada 2012 karena mengirimkan berkas ke akun email pribadinya.

Menurut keputusan pengadilan yang dikutip dari Bloomberg, Selasa (1/9), Nomura Securities Co diperintahkan untuk menghormati perjanjian kerja dengan Seth Friedman, seorang managing director, dan membayar lebih dari 100 juta yen atas kehilangan gajinya.

Friedman, yang bergabung Nomura pada Mei 2008, dipecat karena melanggar aturan perusahaan yang melarang karyawan mengirim berkas ke akun e-mail pribadi mereka. Dokumen pengadilan menunjukkan dia mengirim sebanyak 46 file dalam delapan e-mail.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan Nomura tidak memiliki alasan yang kuat untuk memecat Friedman. Mengirimkan file memang merupakan pelanggaran serius, tetapi majelis hakim menilai pemecatan itu terlalu berat.

"Kami kecewa bahwa tidak semua argumen kami diterima oleh pengadilan," kata Nomura dalam sebuah pernyataan resmi. Perusahaan itu akan meninjau putusan pengadilan secara rinci dan mempertimbangkan untuk mengajukan banding.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nomura
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top