Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapolri Keluarkan Maklumat Larangan Penimbunan: Polri Tak Segan Menindak Setiap Pelaku

Guna mengantisipasi praktik penimbunan yang merugikan masyarakat, Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti menerbitkan Maklumat Kapolri No. MAK/01/VIII/2015 tentang Larangan Melakukan Penimbunan atau Penyimpanan Pangan dan Barang Kebutuhan Pokok.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 24 Agustus 2015  |  20:01 WIB
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti - Antara
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti - Antara

Kabar24.com, JAKARTA -- Guna mengantisipasi praktik penimbunan yang merugikan masyarakat, Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti menerbitkan Maklumat Kapolri No. MAK/01/VIII/2015 tentang Larangan Melakukan Penimbunan atau Penyimpanan Pangan dan Barang Kebutuhan Pokok.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Pol. Anton Charliyan mengatakan Polri tidak akan segan-segan untuk menindak pelaku penimbunan berbagai komoditas tak hanya daging sapi.

"Semua komoditas yang ditimbun. Kalau didapatkan akan ditindak tegas," kata Anton di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (24/8/2015).

Untuk mengefektifkan instruksi tersebut, Anton mengatakan maklumat sudah disampaikan hingga ke jajaran kepolisian sektor di seluruh Indonesia.

Menurut dia polisi siap menindak bila ada laporan dugaan penimbunan komoditas yang jelas.

Anton menambahkan jika dugaan tersebut jelas, maka polisi siap meningkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

Saat ini Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim tengah menyelidiki dugaan penimbunan sapi yang diduga melibatkan perusahaan penggemukan sapi dan para asosiasi.

Penyidik pun tengah melakukan gelar perkara untuk meningkatkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daging sapi cegah penimbunan
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top