Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

KASUS DWELLING TIME: Polisi Arahkan ke Permainan Kartel Importir Garam

Kepolisian Daerah Metro Jaya mengembangkan pengusutan dugaan perkara suap dan gratifikasi dwelling time ke dugaan permainan kartel impor garam konsumsi.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 12 Agustus 2015  |  12:56 WIB
KASUS DWELLING TIME: Polisi Arahkan ke Permainan Kartel Importir Garam
Aktivitas bongkar muat petikemas di terminal petikemas Jakarta International Cointainer Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/3/2015). - Antara/Wahyu Putro A
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya mengembangkan pengusutan dugaan perkara suap dan gratifikasi dwelling time ke dugaan permainan kartel impor garam konsumsi.

"Masalah garam ironis, negara maritim tapi impor garam banyak, petani garam yang 'mati'. Dugaan kita adalah impor garam konsumsi berlebihan, kita selidiki apakah ada dugaan terjadi kuota garam berlebih yang masuk oleh kartel tertentu," kata Kapolda Metro Jaya, Tito Karnavian, Rabu (12/8).

Selain kuota berlebih, Tito mengatakan dugaan lain adalah dengan memasukkan garam konsumsi menggantikan garam industri, sehingga dengan begitu tidak mengganggu kuota impor. 

"Kuota tetap, harusnya garam industri tapi yang masuk garam konsumsi. Kemungkinan tidak dicek bea cukai atau surveyor sehingga 'mematikan' petani," katanya.

Tito menjelaskan guna menindaklanjuti dugaan itu, pihaknya menggeledah dan menyita barang bukti di  Kementerian Perindustrian dan PT Garindo Sejahtera Abadi (GSA) yang ada di Jalan Perak Barat 281, Surabaya, Jawa Timur.

"Geledah itu terkait kuota garam. Terakhir pemeriksaan pejabat terkait direktur. Kemudian setelah itu tim lain ke Surabaya dalam rangka cek dokumen ketersediaan garam yang melibatkan kuota," katanya.

Tito mengatakan satu tersangka sudah ditetapkan berinisial CJ, salah satu direktur perusahaan tersebut. Menurut dia, penetapan tersangka itu ada kaitannya dengan kasus penyuapan di Dirjen Daglu Kemendag.

Sebelumnya, Satgas Polda Metro Jaya menggeledah kantor PT. Garindo Sejahtera Abadi di Jalan Perak Barat Nomor 281, Surabaya, Selasa (11/8/2015), terkait dugaan suap dan gratifikasi dwelling time, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Krishna Murti menambahkan penggeledahan berlangsung sejak pukul 14.30 WIB hingga 18.00 WIB. Tim penyidik memeriksa sejumlah ruangan staf manajemen keuangan dan administrasi untuk mencari dan mengumpulkan bukti-bukti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dwelling time tanjung priok
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top